notasi guitar + bisa di gunakan senam jari

Kamis, 14 November 2013

| 0 komentar
Tekhnick senam jari dengan do.re.mi dasar 8,Tangga Nada, Nada Mayor...
Assalamu'alaikum sobat
Semoga sobat semua nya sehat dan baik-baik saja..Amiin...........
Sory ya sob saya Lama gak online ni. sibuk diduta Cari makan hehe smile
Dan alhamdulillah harini saya bisa Online dan mencoba berbagi lagi, Untuk para sobat yang baru belajar gitar seperti saya sendiri biggrin
Pada artikel saya kali ini
Saya coba membahas tentang tekhnick senam jari dengan notasi doremi 8,tangga nada dengan nada mayor,!
Sebelum kita mempelajari nya alangkah baik terlebih dahulu kita ketahui apa kegunaan dari senam jari dengan menggunakan notasi do.re.mi

2penjelasan tentang Manfa'at dan kegunaan dari senam jari menggunakan notasi do.re.mi...


1.Kegunaan not doremi sebagai juru kunci dari segala nada untuk membentuk atau mencari cord,nada lagu dan intro lagu, baik lagu orang lain maupun untuk membuat lagu dengan karya civta kita sendiri,

2.Jika notasi doremi kita pakai untuk senam jari, maka dengan mudah jari-jari kitapun akan terbentuk dan lincah dalam bermain melodi atau basis, dengan mudah Mencapai skil-skil yang sulit bahkan kita bisa mencipta skil sendiri jika kita sudah mengusai notasi segala doremi dan bisa mengembangkan nya,


Saya rasa 2penjelasan diatas sudah lumayan cukup bagi pemain gitar fomula seperti saya hehe smile
Dan berikut gambar yang saya buat sendiri untuk senam jari dengan not doremi. Simak baik-baik semua gambar dan penjelasan nya,,!

Do,re,mi .G


not+g.jpg?c=1364968991

Penjelasan:
Angka 1sampai6 berdiri tegak di sebelah kiri degan warna merah, sebagai petunjuk urutan senar gitar atau tali gitar 1sampai6,
Angka 2sampai6 yang berada di bagian bawah gambar dengan warna hitam, adalah sebagai petunjuk kolom gitar atau sekad-sekad gitar,
Angka 1sampai4 yang berada disamping setiap angka dalam bultan, dengan warna kuning, adalah petunjuk jari untuk melakukan senam jari dengan notasi doremi.!
Dan angka-angka didalam bulatan dengan warna biru muda, 1sampai8 adalah petunjuk notasi tangga nada doremi dasar dengan 8nada,
Angka(1)dalam bulatan = nada Do
Angka(2)dalam bulatan = nada Re
Angka(3)dalam bulatan = nada Mi
Angka(4)dalam bulatan = nada Fa
Angka(5)dalam bulatan = nada Sol
Angka(6)dalam bulatan = nada La
Angka(7)dalam bulatan = nada Si
Andka(8)dalam bulatan = nada do

Jika anda ingin menjadikan doremi sebagai alat untuk melatih jemari anda dengan menggunakan senam jari doremi, maka lakukanlah dengan memainkan nada doremi diatas memakai petunjuk jari sebagai berikut.
Nada(1) Do dengan jari 2
Nada(2) Re dengan jari 4
Nada(3) Mi dengan jari 1
Nada(4) Fa dengan jari 2
Nada(5) Sol dengan jari 4
Nada(6) La dengan jari 1
Nada(7) Si dengan jari 3
Nada(8) do dengan jari 4

Petunjuk jari:
Jari 1 = jari telunjuk
Jari 2 =jari tengah
Jari 3 =jari manis
Jari 4 =jari kelingking

Cord nya adalah G mayor

G.jpg?c=1364968563


Do,re,mi .C

not+c.jpg?c=1364969140

Untuk penjelasan tentang doremi C sama dengan penjelasan yang sudah saya tuliskan diatas dan juga untuk jari nya juga sama karna doremi G dan C berda pada kolom yang sama perbedaan hanya pada senar saja,
Untuk itu maka perhatikanlah setiap petunjuk pada gambar dengan baik dan benar,

Cord nya adalah C mayor

C.jpg?c=1364969348


Do,re,mi .D

not+D.jpg?c=1364969326

Untuk penjelasa yang lain nya juga sama dengan penjelasa di atas yang berbeda untuk doremi D adalah jari untuk memainkan nya dan berikut petunjuk jari doremi D
Nada(1) Do dengan jari 4
Nada(2) Re dengan jari 1
Nada(3) Mi dengan jari 3
Nada(4) Fa dengan jari 4
Nada(5) Sol dengan jari 1
Nada(6) La dengan jari 3
Nada(7) Si dengan jari 1
Nada(8) do dengan jari 2

Cord nya adalah D mayor

D.jpg?c=1364969537

Penjelasan angka dalam bulatan gambar cord berbeda dengan penjelasan angka dalam bulatan didalam notasi doremi dasar 8 nada diatas,
kalau angka dalam bulatan didalam gambar notasi di atas adalah sebagai petunjuk tangga nada doremi nya, maka angka dalam bulatan didalam gambar cord adalah petunjuk jari untuk membentuk kuci gitar. (Cord guitar)

Saya rasa cukup segini dulu ya sob,! insya allah bila panjang umur sehat badan murah rezki saya akan sambung tentang notasi doremi berikut nya lagi smile
Semoga bermamfa'at

Cara Melatih VOCAL

Selasa, 12 November 2013

| 0 komentar
1]. Untuk menghasilkan bunyi yang indah, vokal manusia seperti halnya instrumen musik pada umumnya memiliki empat elemen pokok penghasil bunyi, yaitu :
a. paru-paru sebagai sumber tenaga
b. larynx sebagai penggetar
c. pharynx sebagai ruang pemantul tenggorokan, rongga mulut, dan rongga hidung sebagai ruang resonator

Tubuh kita dirancang [justify]sedemikian rupa sehingga mampu menghasilkan suara yang baik. Pada saat kita bernyanyi, sumber tenaga yang befungsi untuk menggetarkan vibrator adalah udara. Udara tersebut kita hirup dan keluarkan melalui teknik pernafasan diafragma dan bukannya dada, bahu ataupun perut.

2]. Bila bunyi pada gitar dan biola dihasilkan oleh dawai yang bergetar, maka pada vokal manusia yang menjadi instrumen getarnya adalah pita suara. Pita suara berada di dalam kotak suara yang terbuat dari otot dan tulang rawan yang terletak pada bagian atas batang tenggorokan (larynx). Larynx memiliki panjang lima belas sentimeter dan lebar empat sentimeter. Pita suara merupakan selaput lentur dengan panjang berkisar di antara dua sentimeter (pria) hingga satu seperempat sentimeter (wanita). Suara yang baik hanya akan dihasilkan apabila selaput suara tadi bergerak merapat hingga membentuk celah sempit yang bergetar yang disebut dengan glottis.

3]. Alat pemantul yang terdapat dalam tubuh kita lazim disebut pharynx. Pharynx merupakan ruangan di balik anak tekak yang dapat diperbesar/ diperkecil secara elastis. Pharynx berfungsi memberikan warna suara dan huruf vokal yang beraneka ragam.

4]. Berkaitan dengan tiga resonator vokal yang memberikan kontribusi paling signifikan, yakni: tenggorokan, mulut dan hidung, maka ada beberapa catatan yang perlu diperhatikan :
a. Suara gelap, seakan-seakan "ditelan" dan berkesan jauh diakibatkan oleh konsentrasi suara yang terlalu banyak terfokus pada resonator tenggorokan
b. Suara terang, lebar dan memiliki fokus ke depan diakibatkan oleh konsentrasi suara yang terlalu banyak terfokus pada resonator mulut
c. Suara sengau diakibatkan konsentrasi suara yang terlalu terfokus pada resonator hidung
Jadi dengan kata lain menggunakan kombinasi ketiga resonator tersebut secara proporsional merupakan suatu keputusan yang bijak.

5]. Posisi lidah yang baik pada saat bernyanyi sebaiknya datar dan berada di belakang lengkung gigi bawah.

6]. Bernyanyi dalam posisi duduk/berdiri yang benar, yaitu :
a. Mencari posisi berdiri yang paling nyaman dengan berat tubuh bertumpu rata pada kedua kaki
b. Sedapat mungkin membentuk garis lurus dari titik tengah kedua tumit hingga kepala
c. Jangan mengencangkan otot-otot betis atau bertumpu pada kedua tumit
d. Kedua lutut harus terasa longgar dan dapat bergerak dengan bebas
e. Perut bagian bawah (di bawah pinggang hingga pinggul) harus sedikit ditarik ke dalam tanpa dipaksakan. Bilamana perut bagian bawah bergerak terlalu ke depan maka menyebabkan badan menjadi melengkung
f. Perut bagian atas (pinggang hingga tulang rusuk) sangat penting untuk pernafasan, karena itu perut bagian atas harus terasa bergerak bebas. Perut bagian atas yang terlalu ditarik ke dalam atau didorong keluar secara berlebihan dapat menyebabkan ketegangan. Ketegangan ini pada akhirnya akan mengganggu proses pernafasan yang kita takukan
g. Posisi punggung haruslah lurus sehingga tulang belakang akan terangkat
h. Dada harus dalam posisi tegap tanpa dipaksakan dengan catatan bahwa dada tidak boleh bergerak naik dan turun pada waktu kita mengambil dan mengeluarkan nafas
i. Bahu harus ditarik sedikit ke belakang, dan selama bernafas atau bernyanyi bahu tidak boleh bergerak. Posisi bahu yang tidak bergerak akan membantu banyak dalam mempertahankan sikap dada yang lapang serta tulang belakang yang terangkat
j. Kedua lengan harus dapat bergerak dengan bebas dan tidak terasa kaku
k. Hindari gerakan-gerakan yang mencerminkan rasa gugup seperti menggosok¬-gosokkan ibu jari, mengepalkan tangan, meraba-raba pakaian, mengusap-usap rambut dan sebagainya
l. Hindari kebiasaan mengangkat dagu saat membidik nada tinggi.

7]. Beberapa latihan praktis untuk membentuk sikap tubuh yang baik :
a. Sikap berdiri/duduk yang tegak (bayangkan diri anda sebagai seorang raja atau ratu yang tengah berjalan dengan angkuh)
b. Kedua tumit tidak saling menempel
c. Kedua kaki terpisah dengan jarak kurang lebih 15 cm. Salah satu kaki dapat diletakkan di sebelah depan dengan jari-jari kaki dalam posisi normal
d. Secara perlahan bersandar ke depan pada telapak kaki dan kemudian kembali ke posisi semula yaitu pada tumit. Temukan posisi berdiri yang terbaik dengan mencari titik tengah diantara tumit dan telapak kaki
e. Tundukkan kepala hingga menyentuh dada dan perhatikan bahwa antara leher dan tulang belakang sekarang terpisah
f. Membayangkan kepala seolah-olah tergantung di langit-langit kamar dan terlepas dari tubuh
g. Memutar kepala ke kiri dan ke kanan dengan tujuan melemaskan persendian leher
h. Menggerakkan lengan secara terpisah, seolah-olah sedang mengibas-ngibaskan air pada telapak tangan dan lengan
i. Menggerakkan kaki, seolah-olah sedang mengibas-ngibaskan air pada telapak kaki
j. Melompat dengan tujuan mengendurkan semua ketegangan pada persendian dan otot
k. Melenturkan bahu dan leher dengan cara menundukkan dan menengadahkan leher ke depan dan ke belakang
l. Melenturkan lutut dengan cara menekuk lutut
m. Menggerakkan tumit naik dan turun sambil menjulurkan tangan ke atas sejauh mungkin seolah-olah hendak memetik buah yang berada di luar jangkauan
n. Membayangkan tubuh seperti sebuah genta besar yang berayun-ayun dari kiri ke kanan

8]. Pernafasan dengan menggunakan diafragma :
a. Diafragma dalam posisi rileks adalah otot yang berbentuk menyerupai kubah yang terletak memanjang pada bagian bawah tulang rusuk. Ketika paru-paru dipenuhi dengan udara, diafragma memipihkan dirinya sehingga memungkinkan tersedianya ruang tambahan untuk pengambilan udara. Karena diafragma melekat pada bagian bawah tulang rusuk manusia, maka otot-otot intercostal (otot-otot diantara tulang¬tulang rusuk) juga turut mengembang. Pada saat pengambilan udara diafragma berubah memipih dan bergerak turun ke bawah sehingga mendorong organ-organ tubuh yang berada di bawahnya mengembang keluar. Karena itulah para penyanyi disarankan untuk menghindari makan besar sebelum bernyanyi
b. Pada saat mengambil nafas rongga perut bergerak mengembang ke segala arah terutama ke samping dan ke belakang. Pengambilan nafas dapat dilakukan dengan menggunakan mulut dan hidung secara bersamaan seakan-akan membayangkan sedang mencium harumnya bunga. Namun pada bagian-bagian lagu yang tidak memberikan jeda yang cukup, maka kita hanya dapat mengambil nafas dengan menggunakan mulut. Sedangkan pada bagian lagu yang memberikan jeda yang cukup panjang, disarankan menggunakan hidung (lebih higienis) dan mulut secara bersamaan
c. Pada waktu menghirup udara, posisi dada tetap dalam keadaan rata dan terasa bergerak melebar ke samping. Perhatikan bukan membusung atau bergerak ke atas!
d. Pada waktu sedang menghirup nafas, perhatikan bahwa bahu samasekali tidak bergerak naik, ke depan ataupun ke belakang
e. Otot tulang belakang dan tulang belakang berfungsi menahan agar rongga perut yang mengembang tersebut tidak segera mengendur. Dalam menahan agar perut tetap kencang, jangan sekali-kali menggunakan otot-otot bahu
f. Pangkal tulang belakang (daerah ekor) bergerak ke bawah sedalam-dalamnya dan tetap dipertahankan demikian selama proses menahan udara
g. Pada waktu mengambil nafas dalam-dalam maka secara otomatis langit-langit lunak akan bergerak ke atas dan sebaliknya jakun bergerak ke bawah. Posisi terbuka seperti ini merupakan posisi bernyanyi yang benar
h. Pada saat sedang bernyanyi, udara yang telah diambil tadi dikeluarkan kembali secara teratur dengan senantiasa mempertahankan kondisi rongga perut yang tetap kencang dan bukan tegang
i. Empat hal yang perlu diingat baik-baik dalam melatih pernafasan adalah :

(1) postur tubuh yang terkoordinasi dengan baik perlu tetap dipertahankan
(2) pengambilan nafas yang benar tidaklah berbunyi
(3) pada saat mengeluarkan udara posisi dada harus tetap dijaga
(4) pada setiap pengambilan nafas tulang-tulang rusuk di bagian bawah haruslah mengembang

Beberapa latihan praktis untuk pernafasan

Menghirup udara :
(1) sikap berdiri tegak
(2) salah satu tangan berada di pinggang
(3) tangan lainnya menekan pusar
(4) dengan meniru bentuk mulut ikan hirup udara pelan-pelan dengan menggunakan hidung dan mulut. Bayangkan bahwa anda sedang mencoba mengenali aroma suatu parfum
(5) selama proses pengisian udara berlangsung bayangkan bahwa tubuh anda ibarat balon yang mengembang karena diisi udara
(6) menahan udara yang telah diambil dengan rileks (posisi tubuh yang mengembang) dan menggerakkan kepala ke kiri dan ke kanan secara perlahan

Mengeluarkan udara :
(1) mengeluarkan udara yang telah diambil dengan menggunakan konsonan "sh"
(2) menenangkan seorang bayi yang sedang menangis
(3) menirukan bunyi lebah
(4) membayangkan sedang meniup balon yang melayang di udara agar tidak terjatuh ke tanah

Mengaktifkan diafragma:
(1) tertawa dengan bebas ibarat seseorang berbadan gemuk tengah tertawa mengakak karena melihat adegan yang sangat lucu: ho - ho - ho - ho -ho
(2) tertawa mengikik ibarat seorang nenek sihir jahat yang tengah tertawa kegirangan karena melihat korbannya diliputi ketakutan: hi - hi - hi - hi - hi

9]. Bernyanyilah secara rileks dan hindari ketegangan pada otot bagian manapun. Ketegangan yang terjadi pada bahu ataupun rahang akan membuat udara yang telah kita hirup menjadi tidak berarti samasekali. Ketegangan ini mengakibatkan: a) udara yang dihirup segera terbuang dengan percuma karena celah di antara pita suara (glottis) terbuka lebar; b) terjadinya suara leher.

10]. Bernyanyi secara imajinatif (membayangkan seperti sedang meniup kapas-kapas di udara agar tidak terjatuh di lantai dan lain-lain).

11]. Bernyanyi dengan orientasi suara yang benar (membayangkan suara yang berada dalam satu botol kosong dan terdengar jernih).

12]. Berlatihlah bernyanyi dengan menggunakan support yang baik. Banyak orang yang tidak memahami fungsi support dalam bernyanyi. Kenyataan yang sering terjadi bahwa keluar masuknya aliran udara dalam tubuh dikendalikan dengan menggunakan otot penelan (peristaltik). Akibatnya yang terjadi adalah intonasi (bidikan nada) seringkali meleset, artikulasi tidak jelas, dan suara menjadi serak. Beberapa latihan praktis di bawah ini berguna untuk merasakan peran support dalam bernyanyi :
a. berdirilah dengan tegak dan rentangkan kedua lengan sejajar dengan bahu
b. hembuskan konsonan "f"
c. hiruplah udara secara perlahan dengan menggunakan konsonan "f" dan pada waktu yang bersamaan putar lengan ke depan sebesar 180 derajat sehingga kedua ibu jari menghadap ke bawah. Anda akan merasakan gerakan otot yang kuat disekitar tulang belakang
d. hembuskan udara keluar dengan tetap menggunakan konsonan "f" dan putar kembali kedua lengan ke posisi semula.

CARA BELAJAR MENYANYI (VOCAL)

| 0 komentar
1. Buka mulut Anda ketika Anda bernyanyi! Penyanyi yang menjaga mulut mereka sebagian besar ditutup cenderung tegang di lidah dan jauh dari mencapai kualitas yang maksimal dari nada. Saya suka aturan jari dua. Jika Anda dapat pas dua jari di antara gigi Anda saat bernyanyi (esp pada vokal terbuka seperti "ah" dan "oh"), maka kau baik. Jika tidak, buka mulut lagi.
2. Tenang lidah. Setelah bertahun-tahun memberikan pelajaran suara, saya yakin bahwa 65% - 85% dari semua masalah vokal melibatkan ketegangan di lidah. Bagian terburuk adalah kebanyakan orang bahkan tidak menyadarinya. Lihat di cermin sambil bernyanyi. Jika ujung lidah Anda tidak dominan beristirahat pada gigi depan bawah Anda maka Anda punya masalah. Bersantai lidah lebih maju dalam mulut akan membantu.
3. Jangan mengambil di udara terlalu banyak. Jika Anda menghirup udara terlalu banyak, maka Anda menciptakan tekanan di bawah lipatan yang dapat dengan mudah menghalangi Anda kemampuan untuk bernyanyi secara bebas. Hal ini dapat mencegah Anda menyanyikan nada tinggi dan hampir selalu menyebabkan ketegangan di leher Anda. Untuk memperbaikinya, menjadi sadar betapa sedikit yang terlibat dalam pernapasan teratur dan mencoba untuk meniru sensasi bahwa ketika bernyanyi.
4. Jauhkan laring mantap. Jika Anda tidak tahu apa laring adalah, itu di mana apel Anda adam adalah (atau di mana itu akan menjadi wanita). Jika ini daerah leher Anda menaikkan atau menurunkan sambil bernyanyi, maka Anda melemparkan seluruh mekanisme suara anda yang mengarah ke komplikasi yang berbeda. Istirahatkan tangan Anda pada laring Anda sambil bernyanyi dan pastikan tetap stabil.
5. Buka dan bersantai bagian belakang mulut. Ini sama penting dengan memungkinkan depan mulut untuk terbuka, jika tidak lebih. Jika bagian belakang mulut yang tertutup, maka kualitas suara ditembak (dan saya jamin Anda sedang tegang). Untuk mendapatkan merasa untuk itu, tahan tombol "ng" suara tergantung dan merasakan bagaimana tertutup itu. Sekarang mengatakan "ah" seperti Anda berada di kantor dokter ... itu lebih terbuka. Membiarkan belakang mulut terbuka seperti suara "ah" dapat membantu menciptakan resonansi yang indah dalam suara.
6. Nyanyikan dengan ENERGY. Aku tidak bisa mengungkapkan ini cukup. Menyanyi adalah kegiatan yang sangat fisik. Anda harus berenergi dan bersemangat tentang apa yang Anda lakukan atau yang lain itu tidak memiliki gairah (dan itu datar!). Bernyanyi dengan energi membantu anda menekan catatan yang lebih tinggi dan membantu menjaga suara keluar dari tenggorokan. Biarkan diri Anda merasa senang sebelum menyanyi ... melakukan beberapa jumping jack atau berjalan-jalan sedikit sebelum memulai dan menyadari betapa banyak membantu.
7. Percaya apa yang Anda bernyanyi. Saya pernah membaca ungkapan yang telah terjebak dengan saya selama bertahun-tahun. Itu adalah sesuatu di sepanjang baris, "bahwa yang datang paling dekat dengan mengungkapkan yang tak terkatakan adalah musik." Musik adalah bentuk ekspresi. Ini hidup dan memiliki kemampuan besar untuk mempengaruhi pendengar. Tapi itu hanya berlaku bila Anda percaya apa yang Anda bernyanyi. Cobalah untuk menyambung ke lagu melalui beberapa pengalaman hidup pribadi dan melihat bagaimana hidup musik Anda bernyanyi menjadi.
8. Keluar dari cara Anda sendiri. Menyanyi harus merasa seperti berbicara. Seharusnya tidak ada ketegangan, menekan, tegang, mencapai, atau ketika meraih vokal aktif. Sensasi ini biasanya terjadi ketika kita mencoba untuk memaksa suara keluar dari kita. Jika Anda tidak bisa menyanyi sesuatu, cobalah untuk membawanya kembali ke pidato pertamanya. Anda akan terkejut betapa mudahnya bahwa "C" tinggi dapat ketika Anda berbicara itu.
Sangat penting untuk menyebutkan bahwa fokus pada semua tips ini sekaligus tidak akan terlalu efektif karena otak kita hanya dapat memproses begitu banyak pada suatu waktu. Oleh karena itu, saya sarankan berlatih salah satu tips ini untuk beberapa hari, kemudian beralih ke yang lain. Apa yang kita lakukan saat kita bernyanyi sebagian besar didasarkan pada kebiasaan, jadi pastikan untuk berlatih secara konsisten

tekhnik belajar drum

Senin, 11 November 2013

| 1 komentar

RUDIMENT/BASIC STICKING

Rudiment/Basic sticking adalah pukulan-pukulan dasar pada permainan drum. Setiap pola pukulan dibawah ini sangat penting untuk dikuasai karena sangat berpengaruh pada permainan drum dan sangat banyak digunakan.
Keterangan: R = Tangan kanan memukulL = Tangan kiri memukul Single Stroke R L R L R L R L Double StrokeR R L L R R L LTriple StrokeR R R L L L R R R L L L

HOW TO PLAY DRUMS & READ NOTATION



Oleh Denny

Hi KlinikDrummerz pemula! Di artikel ini akan dijelaskan cara mudah untuk memulai permainan drum. Yup, playing drums is easy, but it's hard to mastered it! Nah, jadi siapa bilang kalau main drum itu mudah? :)
Pertama, untuk memulai belajar main drum anda tidak perlu sebuah drum. Yang anda perlukan hanya duduk didepan komputer ini. Lho? Gimana cara? That's easy!!! Buatlah delapan ketukan dengan tangan kanan anda, tapi bunyi hitungan adalah " 1 and 2 and 3 and 4 and" (bahasa inggris). Pada setiap angka dan "and" yang anda sebutkan buatlah pukulan bersamaan dengan hitungan. Lakukan! "one and two and three and four and"Sudah? Nah, itu adalah ketukan 1/8. Ingat, 1/8.
Nah, sekarang buat ketukan dengan tangan kiri pada hitungan "two" dan "four". Tangan kanan tetap membuat ketukan seperti yang pertama. 1 2 3 4... Mulai! "one and two and three and four and".Sudah? mudahkan? Tapi itu belum semua... step terakhir adalah membuat ketukan dengan kaki kanan yang jatuhnya pada hitungan "one" dan "three". Tapi lagi2 tangan kanan dan kiri tetap melakukan hal yang sudah anda lakukan tadi, kaki kanan tinggal memperkaya ketukan2 itu. 1 2 3 4... mulai! "one and two and three and four and...." Wow! Selamat, anda sekarang sudah bisa dibilang seorang 'drummer'. Tapi ingat, itu hanya permulaan. Untuk menguasai drum secara hampir menyeluruh anda setidaknya membutuhkan waktu sekitar 6 tahun, atau bahkan lebih. :)
Pada drumset nantinya, tangan kanan anda ditempatkan pada cymbal hihat (biasanya terletak pada sisi kiri anda) atau cymbal ride yang biasanya terletak di sisi kanan anda. Tangan kiri pada snare drum yang sudah pasti terletak diantara kaki anda dan kaki kanan ditaruh diatas pedal bass drum. Dan anda tinggal melakukan pukulan2 itu dan sambung pukulan itu sehingga membentuk beat yang panjang. Menyambung pukulan2 itu mudah, ketukannya akan menjadi... ""one and two and three and four and one and two and.... dst"
Simak aja ilustrasi ini agar lebih mengerti dan jika dijadikan notasi, hasilnya adalah ilustrasi ini

Cara memegang stick dan posisi kaki pada pedal







Ada dua cara memegang stick:
1. Matched grip (lihat gambar I)2. Traditional grip (lihat gambar II)


Matched grip mempunyai 2 cara memegang yang berbeda:

A. Closed hand/tangan tertutup dimana pukulan sangat mengandalkan lengan dan pergelangan tangan sehingga pukulan menjadi kaku dan tangan cepat lelah, kecepatannya pun sangat terbatas.
B. Open hand/tangan terbuka dimana ibu jari dan telunjuk yang digunakan untuk menjepit stick, sedangkan ketiga jari lainnya seperti jari tengah, jari manis dan kelingking berperan untuk mendorong stick. Ketika stick yang didorong menyentuh drumhead, maka secara otomatis stick akan memantul kembali, gunakan pantulan itu untuk membuat pukulan berikutnya (ketiga jari mendorong stick itu kembali). Lakukan secara berulang-ulang, seperti mendribble bola basket saja.Traditional grip
Perbedaan grip ini adalah pada tangan kiri, dimana stick dijepitkan di ibu jari dan ditaruh diantara jari tengah dan jari manis. Ibu jari yang berperan untuk mendorong stick. Sedangkan untuk tangan kanan cara memegangnya tidak ada perbedaan, seperti matched grip saja Traditional grip memang lebih sulit untuk dilakukan ketimbang matched grip karena mengontrol tangan kiri jauh lebih rumit. Awal dari Traditional grip
Traditional merupakan cara memegang stick yang pertama digunakan, dimulai dari tahun 1600. Sebenarnya traditional grip diperlukan untuk keperluan drummer marching band pada saat itu yang dimana mereka menaruh snare drum dengan cara mengikatnya (seperti tas) dan talinya dilingkarkan dibahu, sehingga posisi snare drum miring kearah kanan. Karena posisinya miring kearah kanan, maka tangan kiri memakai grip yang berbeda dengan tangan kanannya guna untuk meraih snare drum tersebut (tangan kiri seperti memegang pensil, tetapi stick ditaruh diantara 2 pasang jari dan dijepitkan di ibu jari).
Tahun 1840 drumset baru ditemukan (snare, bass dan tom-tom) dimana tiga drum dimainkan dengan satu orang. Karena traditional grip merupakan kebiasaan turun-temurun yang berawal dari marching, maka traditional grip digunakan juga pada drumset. Kemudian lagi-lagi kebiasaan ini berlanjut dengan akhirnya pada pertengahan tahun 1960, Ringo Starr (drummer The Beatles) mengambil langkah maju dengan memegang stick pada posisi yang sama (tangan kiri sama seperti tangan kanan), sehingga seperti orang yang memegang dua buah palu. Yang kemudian dinamakan matched grip. Ternyata dengan menggunakan matched grip maka dengan mudah pemain drum dapat mengeluarkan power/tenaga yang diinginkan dan juga pukulan pada tangan kirinya menjadi lebih akurat.
Dan akhirnya keduanya pun dapat digunakan sesuai dengan aliran lagu dan selera pemain drum, untuk lagu yang lembut dan memerlukan sentuhan, maka traditional griplah yang 'bebicara', sedangkan untuk memainkan groove/beat yang solid dan lagu yang lebih modern (rock), matched grip yang paling cocok.

Menginjak pedal
Cara menginjak pedal ada 2 macam yaitu:
1. Heel down (lihat gambar A) 2. Heel up (lihat gambar B)

Kedua posisi kaki tersebut dapat dilakukan sesuai dengan aliran lagu dan selera pemain drum. Jika anda pemain jazz (swing, pop jazz) maka heel down merupakan pilihan yang tepat, tetapi jika anda pemain rock atau fusion dan funk maka heel up diperlukan untuk menciptakan groove yang lebih solid karena kecepatan dan kekuatan kaki akan bertambah.
Heel down sangat mengandalkan pergelangan kaki untuk memukul. Jadi, anda jangan berharap untuk medapatkan pukulan yang keras dengan posisi ini, hanya buang-buang tenaga saja.
Heel up menggunakan ujung kaki untuk menginjak pedal sehingga semua tenaga dapat dikerahkan। Untuk mendapatkan kecepatan yang lebih pada saat heel up, posisi kaki dimundurkan sehingga pada saat menginjak pedal (pada saat menginjak pedal kaki jangan ditahan tapi dilepas kembali), maka pedal akan kembali pada posisi semula karena ditarik oleh pegas dan anda tinggal menginjaknya lagi untuk memukul


DASAR BELAJAR KEYBOARD

Minggu, 03 November 2013

| 0 komentar

Latihan Keyboard

Seorang keyboardis / pianis pasti hafal semua kord dasar yang ada di blog ini, maka wajib bagi anda yang ingin belajar keyboard atau piano.

Memang membutuhkan waktu yang lama untuk benar2 hafal diluar kepala, agar anda tidak bosan dengan menghafal kord2 tsb maka selingilah dengan berlatih mengiringi musik, contoh anda menyanyikan lagu dari band UNGU diiringi dengan keyboard, latihlah sebanyak mungkin lagu yang bisa kamu lakukan, maka belajar keyboard akan jadi menyenangkan.

Untuk koleksi lagu lengkap dengan kordnya bisa anda lihat di blog berikut:

http://kord2musik.blogspot.com/

Kord Keyboard Minor # (Kres)

Teorinya sama dengan Kord Minor hanya saja dinaikkan 1/2 (jaraknya)

Berikut Secara visual di tuts keyboard sbb:

Catatan (Bila Anda Ingin Menjadi Seorang Keyboardis / Pianis) :
- Untuk kord diatas WAJIB gunakan jari kelingking, jari tengah dan jari jempol
- Hafalkan kord dasar diatas (hafal diluar kepala)
- Lancarkan jari2 anda baik tangan kiri ataupun kanan

Kord Keyboard Mayor # (Kres)

Teorinya sama dengan Kord Mayor hanya saja dinaikkan 1/2 (jaraknya)

Berikut detail Kord Mayor # (Kres)

Kord C# = C# F G#
Kord D# = D# G A#
Kord E# = TIDAK ADA (Karena E# = F)
Kord F# = F# A# C#
Kord G# = G# C D#
Kord A# = A# D F
Kord B# = TIDAK ADA (Karena B# = C)

Kalau secara visual di tuts keyboard sbb:



Catatan (Bila Anda Ingin Menjadi Seorang Keyboardis / Pianis) :
- Untuk kord diatas WAJIB gunakan jari kelingking, jari tengah dan jari jempol
- Hafalkan kord dasar diatas (hafal diluar kepala)
- Lancarkan jari2 anda baik tangan kiri ataupun kanan

Kord Keyboard Minor

Selain Kord Mayor ada juga Kord Minor,
bedanya adalah kalau kord mayor jaraknya 2 dan 1 1/2
Sedangkan Minor jaraknya dibalik yaitu 1 1/2 dan 2

Contoh dibawah adalah Kord Cm (C Minor)










Yang ditekan yaitu warna kuning (C,D#,G)

Jadi Kord Minor Lengkapnya sbb:

Kord Cm = C D# G
Kord Dm = D F A
Kord Em = E G B
Kord Fm = F G# C
Kord Gm = G A# D
Kord Am = A C E
Kord Bm = B D F#

Kalau secara visual di tuts keyboard sbb:











Catatan (Bila Anda Ingin Menjadi Seorang Keyboardis / Pianis) :
- Untuk kord diatas WAJIB gunakan jari kelingking, jari tengah dan jari jempol
- Hafalkan kord dasar diatas (hafal diluar kepala)
- Lancarkan jari2 anda baik tangan kiri ataupun kanan

Sabtu, 04 Juni 2011

Kord Keyboard Mayor

Contoh dibawah adalah Kord C (Mayor)

Yang ditekan untuk Kord C (Mayor) adalah yang warna kuning (C,E,G)

Jadi Kord Mayor Lengkapnya sbb:

Kord C = C E G
Kord D = D F# A
Kord E = E G# B
Kord F = F A C
Kord G = G B D
Kord A = A C# E
Kord B = B D# F#

Kalau secara visual di tuts keyboard sbb:










Catatan (Bila Anda Ingin Menjadi Seorang Keyboardis / Pianis) :
- Untuk kord diatas WAJIB gunakan jari kelingking, jari tengah dan jari jempol
- Hafalkan kord dasar diatas (hafal diluar kepala)
- Lancarkan jari2 anda baik tangan kiri ataupun kanan

Teori Dasar Musik

Setiap alat / instrumen musik dikenal nada-nada sbb:

Catatan :
  • Jarak E - F dan B - C adalah 1/2 selain itu jaraknya adalah 1,
  • Bila C naik 1/2 maka menjadi C# (baca : C Kres atau Cis) kalau D# (baca : D Kres atau Dis), dst
  • Bila C turun 1/2 maka menjadi Cd (baca : C Mol atau Ces) kalau D# (baca : D Mol atau Des), dst
  • Maka C# (C kres) sama dengan Dd (D mol), F# (F kres) sama dengan Gd (G mol), dst...
  • Umumnya orang2 hanya pakai notasi # (kres), jarang pakai notasi d (mol), kecuali musisi yang biasa baca NOT BALOK, seperti orketra, dll.
  • Aturan diatas berlaku untuk semua alat / instrumen musik.

Nada Pada Tuts Keyboards

Berikut Nada Pada Tuts Keyboards

Wajib HAFAL (Luar Kepala)

Popular Posts

Followers

Social Icons

jika ada pertanyaan bisa di coment thankz (y)

Social Icons

Copyright Text

Featured Posts

Labels