notasi guitar + bisa di gunakan senam jari
Kamis, 14 November 2013
Tekhnick senam jari dengan do.re.mi dasar 8,Tangga Nada, Nada Mayor...
Assalamu'alaikum sobat
Semoga sobat semua nya sehat dan baik-baik saja..Amiin...........
Sory ya sob saya Lama gak online ni. sibuk diduta Cari makan hehe 
Dan alhamdulillah harini saya bisa Online dan mencoba berbagi lagi,
Untuk para sobat yang baru belajar gitar seperti saya sendiri 
Pada artikel saya kali ini
Saya coba membahas tentang tekhnick senam jari dengan notasi doremi 8,tangga nada dengan nada mayor,!
Sebelum kita mempelajari nya alangkah baik terlebih dahulu kita ketahui
apa kegunaan dari senam jari dengan menggunakan notasi do.re.mi
2penjelasan tentang Manfa'at dan kegunaan dari senam jari menggunakan notasi do.re.mi...
1.Kegunaan not
doremi sebagai juru kunci dari segala nada untuk membentuk atau mencari
cord,nada lagu dan intro lagu, baik lagu orang lain maupun untuk membuat
lagu dengan karya civta kita sendiri,
2.Jika notasi doremi kita pakai untuk senam jari, maka dengan mudah jari-jari kitapun akan terbentuk dan lincah dalam bermain melodi atau basis, dengan mudah Mencapai skil-skil yang sulit bahkan kita bisa mencipta skil sendiri jika kita sudah mengusai notasi segala doremi dan bisa mengembangkan nya,
2.Jika notasi doremi kita pakai untuk senam jari, maka dengan mudah jari-jari kitapun akan terbentuk dan lincah dalam bermain melodi atau basis, dengan mudah Mencapai skil-skil yang sulit bahkan kita bisa mencipta skil sendiri jika kita sudah mengusai notasi segala doremi dan bisa mengembangkan nya,
Saya rasa 2penjelasan diatas sudah lumayan cukup bagi pemain gitar fomula seperti saya hehe 
Dan berikut gambar yang saya buat sendiri untuk senam jari dengan not doremi. Simak baik-baik semua gambar dan penjelasan nya,,!
Do,re,mi .G
Penjelasan:
Angka 1sampai6 berdiri tegak di sebelah kiri degan warna merah, sebagai petunjuk urutan senar gitar atau tali gitar 1sampai6,
Angka 2sampai6 yang berada di bagian bawah gambar dengan warna hitam, adalah sebagai petunjuk kolom gitar atau sekad-sekad gitar,
Angka 1sampai4 yang berada disamping setiap angka dalam bultan, dengan warna kuning, adalah petunjuk jari untuk melakukan senam jari dengan notasi doremi.!
Dan angka-angka didalam bulatan dengan warna biru muda, 1sampai8 adalah petunjuk notasi tangga nada doremi dasar dengan 8nada,
Angka(1)dalam bulatan = nada Do
Angka(2)dalam bulatan = nada Re
Angka(3)dalam bulatan = nada Mi
Angka(4)dalam bulatan = nada Fa
Angka(5)dalam bulatan = nada Sol
Angka(6)dalam bulatan = nada La
Angka(7)dalam bulatan = nada Si
Andka(8)dalam bulatan = nada do
Jika anda ingin menjadikan doremi sebagai alat untuk melatih jemari anda dengan menggunakan senam jari doremi, maka lakukanlah dengan memainkan nada doremi diatas memakai petunjuk jari sebagai berikut.
Nada(1) Do dengan jari 2
Nada(2) Re dengan jari 4
Nada(3) Mi dengan jari 1
Nada(4) Fa dengan jari 2
Nada(5) Sol dengan jari 4
Nada(6) La dengan jari 1
Nada(7) Si dengan jari 3
Nada(8) do dengan jari 4
Petunjuk jari:
Jari 1 = jari telunjuk
Jari 2 =jari tengah
Jari 3 =jari manis
Jari 4 =jari kelingking
Cord nya adalah G mayor
Angka 1sampai6 berdiri tegak di sebelah kiri degan warna merah, sebagai petunjuk urutan senar gitar atau tali gitar 1sampai6,
Angka 2sampai6 yang berada di bagian bawah gambar dengan warna hitam, adalah sebagai petunjuk kolom gitar atau sekad-sekad gitar,
Angka 1sampai4 yang berada disamping setiap angka dalam bultan, dengan warna kuning, adalah petunjuk jari untuk melakukan senam jari dengan notasi doremi.!
Dan angka-angka didalam bulatan dengan warna biru muda, 1sampai8 adalah petunjuk notasi tangga nada doremi dasar dengan 8nada,
Angka(1)dalam bulatan = nada Do
Angka(2)dalam bulatan = nada Re
Angka(3)dalam bulatan = nada Mi
Angka(4)dalam bulatan = nada Fa
Angka(5)dalam bulatan = nada Sol
Angka(6)dalam bulatan = nada La
Angka(7)dalam bulatan = nada Si
Andka(8)dalam bulatan = nada do
Jika anda ingin menjadikan doremi sebagai alat untuk melatih jemari anda dengan menggunakan senam jari doremi, maka lakukanlah dengan memainkan nada doremi diatas memakai petunjuk jari sebagai berikut.
Nada(1) Do dengan jari 2
Nada(2) Re dengan jari 4
Nada(3) Mi dengan jari 1
Nada(4) Fa dengan jari 2
Nada(5) Sol dengan jari 4
Nada(6) La dengan jari 1
Nada(7) Si dengan jari 3
Nada(8) do dengan jari 4
Petunjuk jari:
Jari 1 = jari telunjuk
Jari 2 =jari tengah
Jari 3 =jari manis
Jari 4 =jari kelingking
Cord nya adalah G mayor
Do,re,mi .C
Untuk penjelasan
tentang doremi C sama dengan penjelasan yang sudah saya tuliskan diatas
dan juga untuk jari nya juga sama karna doremi G dan C berda pada kolom
yang sama perbedaan hanya pada senar saja,
Untuk itu maka perhatikanlah setiap petunjuk pada gambar dengan baik dan benar,
Cord nya adalah C mayor
Untuk itu maka perhatikanlah setiap petunjuk pada gambar dengan baik dan benar,
Cord nya adalah C mayor
Do,re,mi .D
Untuk penjelasa
yang lain nya juga sama dengan penjelasa di atas yang berbeda untuk
doremi D adalah jari untuk memainkan nya dan berikut petunjuk jari
doremi D
Nada(1) Do dengan jari 4
Nada(2) Re dengan jari 1
Nada(3) Mi dengan jari 3
Nada(4) Fa dengan jari 4
Nada(5) Sol dengan jari 1
Nada(6) La dengan jari 3
Nada(7) Si dengan jari 1
Nada(8) do dengan jari 2
Cord nya adalah D mayor
Nada(1) Do dengan jari 4
Nada(2) Re dengan jari 1
Nada(3) Mi dengan jari 3
Nada(4) Fa dengan jari 4
Nada(5) Sol dengan jari 1
Nada(6) La dengan jari 3
Nada(7) Si dengan jari 1
Nada(8) do dengan jari 2
Cord nya adalah D mayor
Penjelasan angka dalam bulatan gambar cord berbeda dengan penjelasan
angka dalam bulatan didalam notasi doremi dasar 8 nada diatas,
kalau angka dalam bulatan didalam gambar notasi di atas adalah sebagai
petunjuk tangga nada doremi nya, maka angka dalam bulatan didalam gambar
cord adalah petunjuk jari untuk membentuk kuci gitar. (Cord guitar)
Saya rasa cukup segini dulu ya sob,! insya allah bila panjang umur sehat
badan murah rezki saya akan sambung tentang notasi doremi berikut nya
lagi 
Semoga bermamfa'at
Cara Melatih VOCAL
Selasa, 12 November 2013
1].
Untuk menghasilkan bunyi yang indah, vokal manusia seperti halnya
instrumen musik pada umumnya memiliki empat elemen pokok penghasil
bunyi, yaitu :
a. paru-paru sebagai sumber tenaga
b. larynx sebagai penggetar
c. pharynx sebagai ruang pemantul tenggorokan, rongga mulut, dan rongga hidung sebagai ruang resonator
Tubuh kita dirancang [justify]sedemikian rupa sehingga mampu menghasilkan suara yang baik. Pada saat kita bernyanyi, sumber tenaga yang befungsi untuk menggetarkan vibrator adalah udara. Udara tersebut kita hirup dan keluarkan melalui teknik pernafasan diafragma dan bukannya dada, bahu ataupun perut.
2]. Bila bunyi pada gitar dan biola dihasilkan oleh dawai yang bergetar, maka pada vokal manusia yang menjadi instrumen getarnya adalah pita suara. Pita suara berada di dalam kotak suara yang terbuat dari otot dan tulang rawan yang terletak pada bagian atas batang tenggorokan (larynx). Larynx memiliki panjang lima belas sentimeter dan lebar empat sentimeter. Pita suara merupakan selaput lentur dengan panjang berkisar di antara dua sentimeter (pria) hingga satu seperempat sentimeter (wanita). Suara yang baik hanya akan dihasilkan apabila selaput suara tadi bergerak merapat hingga membentuk celah sempit yang bergetar yang disebut dengan glottis.
3]. Alat pemantul yang terdapat dalam tubuh kita lazim disebut pharynx. Pharynx merupakan ruangan di balik anak tekak yang dapat diperbesar/ diperkecil secara elastis. Pharynx berfungsi memberikan warna suara dan huruf vokal yang beraneka ragam.
4]. Berkaitan dengan tiga resonator vokal yang memberikan kontribusi paling signifikan, yakni: tenggorokan, mulut dan hidung, maka ada beberapa catatan yang perlu diperhatikan :
a. Suara gelap, seakan-seakan "ditelan" dan berkesan jauh diakibatkan oleh konsentrasi suara yang terlalu banyak terfokus pada resonator tenggorokan
b. Suara terang, lebar dan memiliki fokus ke depan diakibatkan oleh konsentrasi suara yang terlalu banyak terfokus pada resonator mulut
c. Suara sengau diakibatkan konsentrasi suara yang terlalu terfokus pada resonator hidung
Jadi dengan kata lain menggunakan kombinasi ketiga resonator tersebut secara proporsional merupakan suatu keputusan yang bijak.
5]. Posisi lidah yang baik pada saat bernyanyi sebaiknya datar dan berada di belakang lengkung gigi bawah.
6]. Bernyanyi dalam posisi duduk/berdiri yang benar, yaitu :
a. Mencari posisi berdiri yang paling nyaman dengan berat tubuh bertumpu rata pada kedua kaki
b. Sedapat mungkin membentuk garis lurus dari titik tengah kedua tumit hingga kepala
c. Jangan mengencangkan otot-otot betis atau bertumpu pada kedua tumit
d. Kedua lutut harus terasa longgar dan dapat bergerak dengan bebas
e. Perut bagian bawah (di bawah pinggang hingga pinggul) harus sedikit ditarik ke dalam tanpa dipaksakan. Bilamana perut bagian bawah bergerak terlalu ke depan maka menyebabkan badan menjadi melengkung
f. Perut bagian atas (pinggang hingga tulang rusuk) sangat penting untuk pernafasan, karena itu perut bagian atas harus terasa bergerak bebas. Perut bagian atas yang terlalu ditarik ke dalam atau didorong keluar secara berlebihan dapat menyebabkan ketegangan. Ketegangan ini pada akhirnya akan mengganggu proses pernafasan yang kita takukan
g. Posisi punggung haruslah lurus sehingga tulang belakang akan terangkat
h. Dada harus dalam posisi tegap tanpa dipaksakan dengan catatan bahwa dada tidak boleh bergerak naik dan turun pada waktu kita mengambil dan mengeluarkan nafas
i. Bahu harus ditarik sedikit ke belakang, dan selama bernafas atau bernyanyi bahu tidak boleh bergerak. Posisi bahu yang tidak bergerak akan membantu banyak dalam mempertahankan sikap dada yang lapang serta tulang belakang yang terangkat
j. Kedua lengan harus dapat bergerak dengan bebas dan tidak terasa kaku
k. Hindari gerakan-gerakan yang mencerminkan rasa gugup seperti menggosok¬-gosokkan ibu jari, mengepalkan tangan, meraba-raba pakaian, mengusap-usap rambut dan sebagainya
l. Hindari kebiasaan mengangkat dagu saat membidik nada tinggi.
7]. Beberapa latihan praktis untuk membentuk sikap tubuh yang baik :
a. Sikap berdiri/duduk yang tegak (bayangkan diri anda sebagai seorang raja atau ratu yang tengah berjalan dengan angkuh)
b. Kedua tumit tidak saling menempel
c. Kedua kaki terpisah dengan jarak kurang lebih 15 cm. Salah satu kaki dapat diletakkan di sebelah depan dengan jari-jari kaki dalam posisi normal
d. Secara perlahan bersandar ke depan pada telapak kaki dan kemudian kembali ke posisi semula yaitu pada tumit. Temukan posisi berdiri yang terbaik dengan mencari titik tengah diantara tumit dan telapak kaki
e. Tundukkan kepala hingga menyentuh dada dan perhatikan bahwa antara leher dan tulang belakang sekarang terpisah
f. Membayangkan kepala seolah-olah tergantung di langit-langit kamar dan terlepas dari tubuh
g. Memutar kepala ke kiri dan ke kanan dengan tujuan melemaskan persendian leher
h. Menggerakkan lengan secara terpisah, seolah-olah sedang mengibas-ngibaskan air pada telapak tangan dan lengan
i. Menggerakkan kaki, seolah-olah sedang mengibas-ngibaskan air pada telapak kaki
j. Melompat dengan tujuan mengendurkan semua ketegangan pada persendian dan otot
k. Melenturkan bahu dan leher dengan cara menundukkan dan menengadahkan leher ke depan dan ke belakang
l. Melenturkan lutut dengan cara menekuk lutut
m. Menggerakkan tumit naik dan turun sambil menjulurkan tangan ke atas sejauh mungkin seolah-olah hendak memetik buah yang berada di luar jangkauan
n. Membayangkan tubuh seperti sebuah genta besar yang berayun-ayun dari kiri ke kanan
8]. Pernafasan dengan menggunakan diafragma :
a. Diafragma dalam posisi rileks adalah otot yang berbentuk menyerupai kubah yang terletak memanjang pada bagian bawah tulang rusuk. Ketika paru-paru dipenuhi dengan udara, diafragma memipihkan dirinya sehingga memungkinkan tersedianya ruang tambahan untuk pengambilan udara. Karena diafragma melekat pada bagian bawah tulang rusuk manusia, maka otot-otot intercostal (otot-otot diantara tulang¬tulang rusuk) juga turut mengembang. Pada saat pengambilan udara diafragma berubah memipih dan bergerak turun ke bawah sehingga mendorong organ-organ tubuh yang berada di bawahnya mengembang keluar. Karena itulah para penyanyi disarankan untuk menghindari makan besar sebelum bernyanyi
b. Pada saat mengambil nafas rongga perut bergerak mengembang ke segala arah terutama ke samping dan ke belakang. Pengambilan nafas dapat dilakukan dengan menggunakan mulut dan hidung secara bersamaan seakan-akan membayangkan sedang mencium harumnya bunga. Namun pada bagian-bagian lagu yang tidak memberikan jeda yang cukup, maka kita hanya dapat mengambil nafas dengan menggunakan mulut. Sedangkan pada bagian lagu yang memberikan jeda yang cukup panjang, disarankan menggunakan hidung (lebih higienis) dan mulut secara bersamaan
c. Pada waktu menghirup udara, posisi dada tetap dalam keadaan rata dan terasa bergerak melebar ke samping. Perhatikan bukan membusung atau bergerak ke atas!
d. Pada waktu sedang menghirup nafas, perhatikan bahwa bahu samasekali tidak bergerak naik, ke depan ataupun ke belakang
e. Otot tulang belakang dan tulang belakang berfungsi menahan agar rongga perut yang mengembang tersebut tidak segera mengendur. Dalam menahan agar perut tetap kencang, jangan sekali-kali menggunakan otot-otot bahu
f. Pangkal tulang belakang (daerah ekor) bergerak ke bawah sedalam-dalamnya dan tetap dipertahankan demikian selama proses menahan udara
g. Pada waktu mengambil nafas dalam-dalam maka secara otomatis langit-langit lunak akan bergerak ke atas dan sebaliknya jakun bergerak ke bawah. Posisi terbuka seperti ini merupakan posisi bernyanyi yang benar
h. Pada saat sedang bernyanyi, udara yang telah diambil tadi dikeluarkan kembali secara teratur dengan senantiasa mempertahankan kondisi rongga perut yang tetap kencang dan bukan tegang
i. Empat hal yang perlu diingat baik-baik dalam melatih pernafasan adalah :
(1) postur tubuh yang terkoordinasi dengan baik perlu tetap dipertahankan
(2) pengambilan nafas yang benar tidaklah berbunyi
(3) pada saat mengeluarkan udara posisi dada harus tetap dijaga
(4) pada setiap pengambilan nafas tulang-tulang rusuk di bagian bawah haruslah mengembang
Beberapa latihan praktis untuk pernafasan
Menghirup udara :
(1) sikap berdiri tegak
(2) salah satu tangan berada di pinggang
(3) tangan lainnya menekan pusar
(4) dengan meniru bentuk mulut ikan hirup udara pelan-pelan dengan menggunakan hidung dan mulut. Bayangkan bahwa anda sedang mencoba mengenali aroma suatu parfum
(5) selama proses pengisian udara berlangsung bayangkan bahwa tubuh anda ibarat balon yang mengembang karena diisi udara
(6) menahan udara yang telah diambil dengan rileks (posisi tubuh yang mengembang) dan menggerakkan kepala ke kiri dan ke kanan secara perlahan
Mengeluarkan udara :
(1) mengeluarkan udara yang telah diambil dengan menggunakan konsonan "sh"
(2) menenangkan seorang bayi yang sedang menangis
(3) menirukan bunyi lebah
(4) membayangkan sedang meniup balon yang melayang di udara agar tidak terjatuh ke tanah
Mengaktifkan diafragma:
(1) tertawa dengan bebas ibarat seseorang berbadan gemuk tengah tertawa mengakak karena melihat adegan yang sangat lucu: ho - ho - ho - ho -ho
(2) tertawa mengikik ibarat seorang nenek sihir jahat yang tengah tertawa kegirangan karena melihat korbannya diliputi ketakutan: hi - hi - hi - hi - hi
9]. Bernyanyilah secara rileks dan hindari ketegangan pada otot bagian manapun. Ketegangan yang terjadi pada bahu ataupun rahang akan membuat udara yang telah kita hirup menjadi tidak berarti samasekali. Ketegangan ini mengakibatkan: a) udara yang dihirup segera terbuang dengan percuma karena celah di antara pita suara (glottis) terbuka lebar; b) terjadinya suara leher.
10]. Bernyanyi secara imajinatif (membayangkan seperti sedang meniup kapas-kapas di udara agar tidak terjatuh di lantai dan lain-lain).
11]. Bernyanyi dengan orientasi suara yang benar (membayangkan suara yang berada dalam satu botol kosong dan terdengar jernih).
12]. Berlatihlah bernyanyi dengan menggunakan support yang baik. Banyak orang yang tidak memahami fungsi support dalam bernyanyi. Kenyataan yang sering terjadi bahwa keluar masuknya aliran udara dalam tubuh dikendalikan dengan menggunakan otot penelan (peristaltik). Akibatnya yang terjadi adalah intonasi (bidikan nada) seringkali meleset, artikulasi tidak jelas, dan suara menjadi serak. Beberapa latihan praktis di bawah ini berguna untuk merasakan peran support dalam bernyanyi :
a. berdirilah dengan tegak dan rentangkan kedua lengan sejajar dengan bahu
b. hembuskan konsonan "f"
c. hiruplah udara secara perlahan dengan menggunakan konsonan "f" dan pada waktu yang bersamaan putar lengan ke depan sebesar 180 derajat sehingga kedua ibu jari menghadap ke bawah. Anda akan merasakan gerakan otot yang kuat disekitar tulang belakang
d. hembuskan udara keluar dengan tetap menggunakan konsonan "f" dan putar kembali kedua lengan ke posisi semula.
a. paru-paru sebagai sumber tenaga
b. larynx sebagai penggetar
c. pharynx sebagai ruang pemantul tenggorokan, rongga mulut, dan rongga hidung sebagai ruang resonator
Tubuh kita dirancang [justify]sedemikian rupa sehingga mampu menghasilkan suara yang baik. Pada saat kita bernyanyi, sumber tenaga yang befungsi untuk menggetarkan vibrator adalah udara. Udara tersebut kita hirup dan keluarkan melalui teknik pernafasan diafragma dan bukannya dada, bahu ataupun perut.
2]. Bila bunyi pada gitar dan biola dihasilkan oleh dawai yang bergetar, maka pada vokal manusia yang menjadi instrumen getarnya adalah pita suara. Pita suara berada di dalam kotak suara yang terbuat dari otot dan tulang rawan yang terletak pada bagian atas batang tenggorokan (larynx). Larynx memiliki panjang lima belas sentimeter dan lebar empat sentimeter. Pita suara merupakan selaput lentur dengan panjang berkisar di antara dua sentimeter (pria) hingga satu seperempat sentimeter (wanita). Suara yang baik hanya akan dihasilkan apabila selaput suara tadi bergerak merapat hingga membentuk celah sempit yang bergetar yang disebut dengan glottis.
3]. Alat pemantul yang terdapat dalam tubuh kita lazim disebut pharynx. Pharynx merupakan ruangan di balik anak tekak yang dapat diperbesar/ diperkecil secara elastis. Pharynx berfungsi memberikan warna suara dan huruf vokal yang beraneka ragam.
4]. Berkaitan dengan tiga resonator vokal yang memberikan kontribusi paling signifikan, yakni: tenggorokan, mulut dan hidung, maka ada beberapa catatan yang perlu diperhatikan :
a. Suara gelap, seakan-seakan "ditelan" dan berkesan jauh diakibatkan oleh konsentrasi suara yang terlalu banyak terfokus pada resonator tenggorokan
b. Suara terang, lebar dan memiliki fokus ke depan diakibatkan oleh konsentrasi suara yang terlalu banyak terfokus pada resonator mulut
c. Suara sengau diakibatkan konsentrasi suara yang terlalu terfokus pada resonator hidung
Jadi dengan kata lain menggunakan kombinasi ketiga resonator tersebut secara proporsional merupakan suatu keputusan yang bijak.
5]. Posisi lidah yang baik pada saat bernyanyi sebaiknya datar dan berada di belakang lengkung gigi bawah.
6]. Bernyanyi dalam posisi duduk/berdiri yang benar, yaitu :
a. Mencari posisi berdiri yang paling nyaman dengan berat tubuh bertumpu rata pada kedua kaki
b. Sedapat mungkin membentuk garis lurus dari titik tengah kedua tumit hingga kepala
c. Jangan mengencangkan otot-otot betis atau bertumpu pada kedua tumit
d. Kedua lutut harus terasa longgar dan dapat bergerak dengan bebas
e. Perut bagian bawah (di bawah pinggang hingga pinggul) harus sedikit ditarik ke dalam tanpa dipaksakan. Bilamana perut bagian bawah bergerak terlalu ke depan maka menyebabkan badan menjadi melengkung
f. Perut bagian atas (pinggang hingga tulang rusuk) sangat penting untuk pernafasan, karena itu perut bagian atas harus terasa bergerak bebas. Perut bagian atas yang terlalu ditarik ke dalam atau didorong keluar secara berlebihan dapat menyebabkan ketegangan. Ketegangan ini pada akhirnya akan mengganggu proses pernafasan yang kita takukan
g. Posisi punggung haruslah lurus sehingga tulang belakang akan terangkat
h. Dada harus dalam posisi tegap tanpa dipaksakan dengan catatan bahwa dada tidak boleh bergerak naik dan turun pada waktu kita mengambil dan mengeluarkan nafas
i. Bahu harus ditarik sedikit ke belakang, dan selama bernafas atau bernyanyi bahu tidak boleh bergerak. Posisi bahu yang tidak bergerak akan membantu banyak dalam mempertahankan sikap dada yang lapang serta tulang belakang yang terangkat
j. Kedua lengan harus dapat bergerak dengan bebas dan tidak terasa kaku
k. Hindari gerakan-gerakan yang mencerminkan rasa gugup seperti menggosok¬-gosokkan ibu jari, mengepalkan tangan, meraba-raba pakaian, mengusap-usap rambut dan sebagainya
l. Hindari kebiasaan mengangkat dagu saat membidik nada tinggi.
7]. Beberapa latihan praktis untuk membentuk sikap tubuh yang baik :
a. Sikap berdiri/duduk yang tegak (bayangkan diri anda sebagai seorang raja atau ratu yang tengah berjalan dengan angkuh)
b. Kedua tumit tidak saling menempel
c. Kedua kaki terpisah dengan jarak kurang lebih 15 cm. Salah satu kaki dapat diletakkan di sebelah depan dengan jari-jari kaki dalam posisi normal
d. Secara perlahan bersandar ke depan pada telapak kaki dan kemudian kembali ke posisi semula yaitu pada tumit. Temukan posisi berdiri yang terbaik dengan mencari titik tengah diantara tumit dan telapak kaki
e. Tundukkan kepala hingga menyentuh dada dan perhatikan bahwa antara leher dan tulang belakang sekarang terpisah
f. Membayangkan kepala seolah-olah tergantung di langit-langit kamar dan terlepas dari tubuh
g. Memutar kepala ke kiri dan ke kanan dengan tujuan melemaskan persendian leher
h. Menggerakkan lengan secara terpisah, seolah-olah sedang mengibas-ngibaskan air pada telapak tangan dan lengan
i. Menggerakkan kaki, seolah-olah sedang mengibas-ngibaskan air pada telapak kaki
j. Melompat dengan tujuan mengendurkan semua ketegangan pada persendian dan otot
k. Melenturkan bahu dan leher dengan cara menundukkan dan menengadahkan leher ke depan dan ke belakang
l. Melenturkan lutut dengan cara menekuk lutut
m. Menggerakkan tumit naik dan turun sambil menjulurkan tangan ke atas sejauh mungkin seolah-olah hendak memetik buah yang berada di luar jangkauan
n. Membayangkan tubuh seperti sebuah genta besar yang berayun-ayun dari kiri ke kanan
8]. Pernafasan dengan menggunakan diafragma :
a. Diafragma dalam posisi rileks adalah otot yang berbentuk menyerupai kubah yang terletak memanjang pada bagian bawah tulang rusuk. Ketika paru-paru dipenuhi dengan udara, diafragma memipihkan dirinya sehingga memungkinkan tersedianya ruang tambahan untuk pengambilan udara. Karena diafragma melekat pada bagian bawah tulang rusuk manusia, maka otot-otot intercostal (otot-otot diantara tulang¬tulang rusuk) juga turut mengembang. Pada saat pengambilan udara diafragma berubah memipih dan bergerak turun ke bawah sehingga mendorong organ-organ tubuh yang berada di bawahnya mengembang keluar. Karena itulah para penyanyi disarankan untuk menghindari makan besar sebelum bernyanyi
b. Pada saat mengambil nafas rongga perut bergerak mengembang ke segala arah terutama ke samping dan ke belakang. Pengambilan nafas dapat dilakukan dengan menggunakan mulut dan hidung secara bersamaan seakan-akan membayangkan sedang mencium harumnya bunga. Namun pada bagian-bagian lagu yang tidak memberikan jeda yang cukup, maka kita hanya dapat mengambil nafas dengan menggunakan mulut. Sedangkan pada bagian lagu yang memberikan jeda yang cukup panjang, disarankan menggunakan hidung (lebih higienis) dan mulut secara bersamaan
c. Pada waktu menghirup udara, posisi dada tetap dalam keadaan rata dan terasa bergerak melebar ke samping. Perhatikan bukan membusung atau bergerak ke atas!
d. Pada waktu sedang menghirup nafas, perhatikan bahwa bahu samasekali tidak bergerak naik, ke depan ataupun ke belakang
e. Otot tulang belakang dan tulang belakang berfungsi menahan agar rongga perut yang mengembang tersebut tidak segera mengendur. Dalam menahan agar perut tetap kencang, jangan sekali-kali menggunakan otot-otot bahu
f. Pangkal tulang belakang (daerah ekor) bergerak ke bawah sedalam-dalamnya dan tetap dipertahankan demikian selama proses menahan udara
g. Pada waktu mengambil nafas dalam-dalam maka secara otomatis langit-langit lunak akan bergerak ke atas dan sebaliknya jakun bergerak ke bawah. Posisi terbuka seperti ini merupakan posisi bernyanyi yang benar
h. Pada saat sedang bernyanyi, udara yang telah diambil tadi dikeluarkan kembali secara teratur dengan senantiasa mempertahankan kondisi rongga perut yang tetap kencang dan bukan tegang
i. Empat hal yang perlu diingat baik-baik dalam melatih pernafasan adalah :
(1) postur tubuh yang terkoordinasi dengan baik perlu tetap dipertahankan
(2) pengambilan nafas yang benar tidaklah berbunyi
(3) pada saat mengeluarkan udara posisi dada harus tetap dijaga
(4) pada setiap pengambilan nafas tulang-tulang rusuk di bagian bawah haruslah mengembang
Beberapa latihan praktis untuk pernafasan
Menghirup udara :
(1) sikap berdiri tegak
(2) salah satu tangan berada di pinggang
(3) tangan lainnya menekan pusar
(4) dengan meniru bentuk mulut ikan hirup udara pelan-pelan dengan menggunakan hidung dan mulut. Bayangkan bahwa anda sedang mencoba mengenali aroma suatu parfum
(5) selama proses pengisian udara berlangsung bayangkan bahwa tubuh anda ibarat balon yang mengembang karena diisi udara
(6) menahan udara yang telah diambil dengan rileks (posisi tubuh yang mengembang) dan menggerakkan kepala ke kiri dan ke kanan secara perlahan
Mengeluarkan udara :
(1) mengeluarkan udara yang telah diambil dengan menggunakan konsonan "sh"
(2) menenangkan seorang bayi yang sedang menangis
(3) menirukan bunyi lebah
(4) membayangkan sedang meniup balon yang melayang di udara agar tidak terjatuh ke tanah
Mengaktifkan diafragma:
(1) tertawa dengan bebas ibarat seseorang berbadan gemuk tengah tertawa mengakak karena melihat adegan yang sangat lucu: ho - ho - ho - ho -ho
(2) tertawa mengikik ibarat seorang nenek sihir jahat yang tengah tertawa kegirangan karena melihat korbannya diliputi ketakutan: hi - hi - hi - hi - hi
9]. Bernyanyilah secara rileks dan hindari ketegangan pada otot bagian manapun. Ketegangan yang terjadi pada bahu ataupun rahang akan membuat udara yang telah kita hirup menjadi tidak berarti samasekali. Ketegangan ini mengakibatkan: a) udara yang dihirup segera terbuang dengan percuma karena celah di antara pita suara (glottis) terbuka lebar; b) terjadinya suara leher.
10]. Bernyanyi secara imajinatif (membayangkan seperti sedang meniup kapas-kapas di udara agar tidak terjatuh di lantai dan lain-lain).
11]. Bernyanyi dengan orientasi suara yang benar (membayangkan suara yang berada dalam satu botol kosong dan terdengar jernih).
12]. Berlatihlah bernyanyi dengan menggunakan support yang baik. Banyak orang yang tidak memahami fungsi support dalam bernyanyi. Kenyataan yang sering terjadi bahwa keluar masuknya aliran udara dalam tubuh dikendalikan dengan menggunakan otot penelan (peristaltik). Akibatnya yang terjadi adalah intonasi (bidikan nada) seringkali meleset, artikulasi tidak jelas, dan suara menjadi serak. Beberapa latihan praktis di bawah ini berguna untuk merasakan peran support dalam bernyanyi :
a. berdirilah dengan tegak dan rentangkan kedua lengan sejajar dengan bahu
b. hembuskan konsonan "f"
c. hiruplah udara secara perlahan dengan menggunakan konsonan "f" dan pada waktu yang bersamaan putar lengan ke depan sebesar 180 derajat sehingga kedua ibu jari menghadap ke bawah. Anda akan merasakan gerakan otot yang kuat disekitar tulang belakang
d. hembuskan udara keluar dengan tetap menggunakan konsonan "f" dan putar kembali kedua lengan ke posisi semula.
CARA BELAJAR MENYANYI (VOCAL)
1. Buka mulut Anda ketika Anda bernyanyi! Penyanyi yang menjaga mulut
mereka sebagian besar ditutup cenderung tegang di lidah dan jauh dari
mencapai kualitas yang maksimal dari nada. Saya suka aturan jari dua.
Jika Anda dapat pas dua jari di antara gigi Anda saat bernyanyi (esp
pada vokal terbuka seperti "ah" dan "oh"), maka kau baik. Jika tidak,
buka mulut lagi.
2. Tenang lidah. Setelah bertahun-tahun memberikan pelajaran suara, saya yakin bahwa 65% - 85% dari semua masalah vokal melibatkan ketegangan di lidah. Bagian terburuk adalah kebanyakan orang bahkan tidak menyadarinya. Lihat di cermin sambil bernyanyi. Jika ujung lidah Anda tidak dominan beristirahat pada gigi depan bawah Anda maka Anda punya masalah. Bersantai lidah lebih maju dalam mulut akan membantu.
3. Jangan mengambil di udara terlalu banyak. Jika Anda menghirup udara terlalu banyak, maka Anda menciptakan tekanan di bawah lipatan yang dapat dengan mudah menghalangi Anda kemampuan untuk bernyanyi secara bebas. Hal ini dapat mencegah Anda menyanyikan nada tinggi dan hampir selalu menyebabkan ketegangan di leher Anda. Untuk memperbaikinya, menjadi sadar betapa sedikit yang terlibat dalam pernapasan teratur dan mencoba untuk meniru sensasi bahwa ketika bernyanyi.
4. Jauhkan laring mantap. Jika Anda tidak tahu apa laring adalah, itu di mana apel Anda adam adalah (atau di mana itu akan menjadi wanita). Jika ini daerah leher Anda menaikkan atau menurunkan sambil bernyanyi, maka Anda melemparkan seluruh mekanisme suara anda yang mengarah ke komplikasi yang berbeda. Istirahatkan tangan Anda pada laring Anda sambil bernyanyi dan pastikan tetap stabil.
5. Buka dan bersantai bagian belakang mulut. Ini sama penting dengan memungkinkan depan mulut untuk terbuka, jika tidak lebih. Jika bagian belakang mulut yang tertutup, maka kualitas suara ditembak (dan saya jamin Anda sedang tegang). Untuk mendapatkan merasa untuk itu, tahan tombol "ng" suara tergantung dan merasakan bagaimana tertutup itu. Sekarang mengatakan "ah" seperti Anda berada di kantor dokter ... itu lebih terbuka. Membiarkan belakang mulut terbuka seperti suara "ah" dapat membantu menciptakan resonansi yang indah dalam suara.
6. Nyanyikan dengan ENERGY. Aku tidak bisa mengungkapkan ini cukup. Menyanyi adalah kegiatan yang sangat fisik. Anda harus berenergi dan bersemangat tentang apa yang Anda lakukan atau yang lain itu tidak memiliki gairah (dan itu datar!). Bernyanyi dengan energi membantu anda menekan catatan yang lebih tinggi dan membantu menjaga suara keluar dari tenggorokan. Biarkan diri Anda merasa senang sebelum menyanyi ... melakukan beberapa jumping jack atau berjalan-jalan sedikit sebelum memulai dan menyadari betapa banyak membantu.
7. Percaya apa yang Anda bernyanyi. Saya pernah membaca ungkapan yang telah terjebak dengan saya selama bertahun-tahun. Itu adalah sesuatu di sepanjang baris, "bahwa yang datang paling dekat dengan mengungkapkan yang tak terkatakan adalah musik." Musik adalah bentuk ekspresi. Ini hidup dan memiliki kemampuan besar untuk mempengaruhi pendengar. Tapi itu hanya berlaku bila Anda percaya apa yang Anda bernyanyi. Cobalah untuk menyambung ke lagu melalui beberapa pengalaman hidup pribadi dan melihat bagaimana hidup musik Anda bernyanyi menjadi.
8. Keluar dari cara Anda sendiri. Menyanyi harus merasa seperti berbicara. Seharusnya tidak ada ketegangan, menekan, tegang, mencapai, atau ketika meraih vokal aktif. Sensasi ini biasanya terjadi ketika kita mencoba untuk memaksa suara keluar dari kita. Jika Anda tidak bisa menyanyi sesuatu, cobalah untuk membawanya kembali ke pidato pertamanya. Anda akan terkejut betapa mudahnya bahwa "C" tinggi dapat ketika Anda berbicara itu.
Sangat penting untuk menyebutkan bahwa fokus pada semua tips ini sekaligus tidak akan terlalu efektif karena otak kita hanya dapat memproses begitu banyak pada suatu waktu. Oleh karena itu, saya sarankan berlatih salah satu tips ini untuk beberapa hari, kemudian beralih ke yang lain. Apa yang kita lakukan saat kita bernyanyi sebagian besar didasarkan pada kebiasaan, jadi pastikan untuk berlatih secara konsisten
2. Tenang lidah. Setelah bertahun-tahun memberikan pelajaran suara, saya yakin bahwa 65% - 85% dari semua masalah vokal melibatkan ketegangan di lidah. Bagian terburuk adalah kebanyakan orang bahkan tidak menyadarinya. Lihat di cermin sambil bernyanyi. Jika ujung lidah Anda tidak dominan beristirahat pada gigi depan bawah Anda maka Anda punya masalah. Bersantai lidah lebih maju dalam mulut akan membantu.
3. Jangan mengambil di udara terlalu banyak. Jika Anda menghirup udara terlalu banyak, maka Anda menciptakan tekanan di bawah lipatan yang dapat dengan mudah menghalangi Anda kemampuan untuk bernyanyi secara bebas. Hal ini dapat mencegah Anda menyanyikan nada tinggi dan hampir selalu menyebabkan ketegangan di leher Anda. Untuk memperbaikinya, menjadi sadar betapa sedikit yang terlibat dalam pernapasan teratur dan mencoba untuk meniru sensasi bahwa ketika bernyanyi.
4. Jauhkan laring mantap. Jika Anda tidak tahu apa laring adalah, itu di mana apel Anda adam adalah (atau di mana itu akan menjadi wanita). Jika ini daerah leher Anda menaikkan atau menurunkan sambil bernyanyi, maka Anda melemparkan seluruh mekanisme suara anda yang mengarah ke komplikasi yang berbeda. Istirahatkan tangan Anda pada laring Anda sambil bernyanyi dan pastikan tetap stabil.
5. Buka dan bersantai bagian belakang mulut. Ini sama penting dengan memungkinkan depan mulut untuk terbuka, jika tidak lebih. Jika bagian belakang mulut yang tertutup, maka kualitas suara ditembak (dan saya jamin Anda sedang tegang). Untuk mendapatkan merasa untuk itu, tahan tombol "ng" suara tergantung dan merasakan bagaimana tertutup itu. Sekarang mengatakan "ah" seperti Anda berada di kantor dokter ... itu lebih terbuka. Membiarkan belakang mulut terbuka seperti suara "ah" dapat membantu menciptakan resonansi yang indah dalam suara.
6. Nyanyikan dengan ENERGY. Aku tidak bisa mengungkapkan ini cukup. Menyanyi adalah kegiatan yang sangat fisik. Anda harus berenergi dan bersemangat tentang apa yang Anda lakukan atau yang lain itu tidak memiliki gairah (dan itu datar!). Bernyanyi dengan energi membantu anda menekan catatan yang lebih tinggi dan membantu menjaga suara keluar dari tenggorokan. Biarkan diri Anda merasa senang sebelum menyanyi ... melakukan beberapa jumping jack atau berjalan-jalan sedikit sebelum memulai dan menyadari betapa banyak membantu.
7. Percaya apa yang Anda bernyanyi. Saya pernah membaca ungkapan yang telah terjebak dengan saya selama bertahun-tahun. Itu adalah sesuatu di sepanjang baris, "bahwa yang datang paling dekat dengan mengungkapkan yang tak terkatakan adalah musik." Musik adalah bentuk ekspresi. Ini hidup dan memiliki kemampuan besar untuk mempengaruhi pendengar. Tapi itu hanya berlaku bila Anda percaya apa yang Anda bernyanyi. Cobalah untuk menyambung ke lagu melalui beberapa pengalaman hidup pribadi dan melihat bagaimana hidup musik Anda bernyanyi menjadi.
8. Keluar dari cara Anda sendiri. Menyanyi harus merasa seperti berbicara. Seharusnya tidak ada ketegangan, menekan, tegang, mencapai, atau ketika meraih vokal aktif. Sensasi ini biasanya terjadi ketika kita mencoba untuk memaksa suara keluar dari kita. Jika Anda tidak bisa menyanyi sesuatu, cobalah untuk membawanya kembali ke pidato pertamanya. Anda akan terkejut betapa mudahnya bahwa "C" tinggi dapat ketika Anda berbicara itu.
Sangat penting untuk menyebutkan bahwa fokus pada semua tips ini sekaligus tidak akan terlalu efektif karena otak kita hanya dapat memproses begitu banyak pada suatu waktu. Oleh karena itu, saya sarankan berlatih salah satu tips ini untuk beberapa hari, kemudian beralih ke yang lain. Apa yang kita lakukan saat kita bernyanyi sebagian besar didasarkan pada kebiasaan, jadi pastikan untuk berlatih secara konsisten
tekhnik belajar drum
Senin, 11 November 2013
RUDIMENT/BASIC STICKING
Rudiment/Basic sticking adalah pukulan-pukulan dasar pada permainan
drum. Setiap pola pukulan dibawah ini sangat penting untuk dikuasai
karena sangat berpengaruh pada permainan drum dan sangat banyak
digunakan.
Keterangan: R = Tangan kanan memukulL = Tangan kiri memukul Single Stroke R L R L R L R L Double StrokeR R L L R R L LTriple StrokeR R R L L L R R R L L L
Keterangan: R = Tangan kanan memukulL = Tangan kiri memukul Single Stroke R L R L R L R L Double StrokeR R L L R R L LTriple StrokeR R R L L L R R R L L L
HOW TO PLAY DRUMS & READ NOTATION

Oleh Denny
Hi KlinikDrummerz pemula! Di artikel ini akan dijelaskan cara mudah untuk memulai permainan drum. Yup, playing drums is easy, but it's hard to mastered it! Nah, jadi siapa bilang kalau main drum itu mudah? :)
Pertama, untuk memulai belajar main drum anda tidak perlu sebuah drum. Yang anda perlukan hanya duduk didepan komputer ini. Lho? Gimana cara? That's easy!!! Buatlah delapan ketukan dengan tangan kanan anda, tapi bunyi hitungan adalah " 1 and 2 and 3 and 4 and" (bahasa inggris). Pada setiap angka dan "and" yang anda sebutkan buatlah pukulan bersamaan dengan hitungan. Lakukan! "one and two and three and four and"Sudah? Nah, itu adalah ketukan 1/8. Ingat, 1/8.
Nah, sekarang buat ketukan dengan tangan kiri pada hitungan "two" dan "four". Tangan kanan tetap membuat ketukan seperti yang pertama. 1 2 3 4... Mulai! "one and two and three and four and".Sudah? mudahkan? Tapi itu belum semua... step terakhir adalah membuat ketukan dengan kaki kanan yang jatuhnya pada hitungan "one" dan "three". Tapi lagi2 tangan kanan dan kiri tetap melakukan hal yang sudah anda lakukan tadi, kaki kanan tinggal memperkaya ketukan2 itu. 1 2 3 4... mulai! "one and two and three and four and...." Wow! Selamat, anda sekarang sudah bisa dibilang seorang 'drummer'. Tapi ingat, itu hanya permulaan. Untuk menguasai drum secara hampir menyeluruh anda setidaknya membutuhkan waktu sekitar 6 tahun, atau bahkan lebih. :)
Pada drumset nantinya, tangan kanan anda ditempatkan pada cymbal hihat (biasanya terletak pada sisi kiri anda) atau cymbal ride yang biasanya terletak di sisi kanan anda. Tangan kiri pada snare drum yang sudah pasti terletak diantara kaki anda dan kaki kanan ditaruh diatas pedal bass drum. Dan anda tinggal melakukan pukulan2 itu dan sambung pukulan itu sehingga membentuk beat yang panjang. Menyambung pukulan2 itu mudah, ketukannya akan menjadi... ""one and two and three and four and one and two and.... dst"
Simak aja ilustrasi ini agar lebih mengerti dan jika dijadikan notasi, hasilnya adalah ilustrasi ini
Cara memegang stick dan posisi kaki pada pedal



Ada dua cara memegang stick:
1. Matched grip (lihat gambar I)2. Traditional grip (lihat gambar II)
Matched grip mempunyai 2 cara memegang yang berbeda:
A. Closed hand/tangan tertutup dimana pukulan sangat mengandalkan lengan dan pergelangan tangan sehingga pukulan menjadi kaku dan tangan cepat lelah, kecepatannya pun sangat terbatas.
B. Open hand/tangan terbuka dimana ibu jari dan telunjuk yang digunakan untuk menjepit stick, sedangkan ketiga jari lainnya seperti jari tengah, jari manis dan kelingking berperan untuk mendorong stick. Ketika stick yang didorong menyentuh drumhead, maka secara otomatis stick akan memantul kembali, gunakan pantulan itu untuk membuat pukulan berikutnya (ketiga jari mendorong stick itu kembali). Lakukan secara berulang-ulang, seperti mendribble bola basket saja.Traditional grip
Perbedaan grip ini adalah pada tangan kiri, dimana stick dijepitkan di ibu jari dan ditaruh diantara jari tengah dan jari manis. Ibu jari yang berperan untuk mendorong stick. Sedangkan untuk tangan kanan cara memegangnya tidak ada perbedaan, seperti matched grip saja Traditional grip memang lebih sulit untuk dilakukan ketimbang matched grip karena mengontrol tangan kiri jauh lebih rumit. Awal dari Traditional grip
Traditional merupakan cara memegang stick yang pertama digunakan, dimulai dari tahun 1600. Sebenarnya traditional grip diperlukan untuk keperluan drummer marching band pada saat itu yang dimana mereka menaruh snare drum dengan cara mengikatnya (seperti tas) dan talinya dilingkarkan dibahu, sehingga posisi snare drum miring kearah kanan. Karena posisinya miring kearah kanan, maka tangan kiri memakai grip yang berbeda dengan tangan kanannya guna untuk meraih snare drum tersebut (tangan kiri seperti memegang pensil, tetapi stick ditaruh diantara 2 pasang jari dan dijepitkan di ibu jari).
Tahun 1840 drumset baru ditemukan (snare, bass dan tom-tom) dimana tiga drum dimainkan dengan satu orang. Karena traditional grip merupakan kebiasaan turun-temurun yang berawal dari marching, maka traditional grip digunakan juga pada drumset. Kemudian lagi-lagi kebiasaan ini berlanjut dengan akhirnya pada pertengahan tahun 1960, Ringo Starr (drummer The Beatles) mengambil langkah maju dengan memegang stick pada posisi yang sama (tangan kiri sama seperti tangan kanan), sehingga seperti orang yang memegang dua buah palu. Yang kemudian dinamakan matched grip. Ternyata dengan menggunakan matched grip maka dengan mudah pemain drum dapat mengeluarkan power/tenaga yang diinginkan dan juga pukulan pada tangan kirinya menjadi lebih akurat.
Dan akhirnya keduanya pun dapat digunakan sesuai dengan aliran lagu dan selera pemain drum, untuk lagu yang lembut dan memerlukan sentuhan, maka traditional griplah yang 'bebicara', sedangkan untuk memainkan groove/beat yang solid dan lagu yang lebih modern (rock), matched grip yang paling cocok.
Menginjak pedal
Cara menginjak pedal ada 2 macam yaitu:
1. Heel down (lihat gambar A) 2. Heel up (lihat gambar B)
Kedua posisi kaki tersebut dapat dilakukan sesuai dengan aliran lagu dan selera pemain drum. Jika anda pemain jazz (swing, pop jazz) maka heel down merupakan pilihan yang tepat, tetapi jika anda pemain rock atau fusion dan funk maka heel up diperlukan untuk menciptakan groove yang lebih solid karena kecepatan dan kekuatan kaki akan bertambah.
Heel down sangat mengandalkan pergelangan kaki untuk memukul. Jadi, anda jangan berharap untuk medapatkan pukulan yang keras dengan posisi ini, hanya buang-buang tenaga saja.
Heel up menggunakan ujung kaki untuk menginjak pedal sehingga semua tenaga dapat dikerahkan। Untuk mendapatkan kecepatan yang lebih pada saat heel up, posisi kaki dimundurkan sehingga pada saat menginjak pedal (pada saat menginjak pedal kaki jangan ditahan tapi dilepas kembali), maka pedal akan kembali pada posisi semula karena ditarik oleh pegas dan anda tinggal menginjaknya lagi untuk memukul
DASAR BELAJAR KEYBOARD
Minggu, 03 November 2013
Latihan Keyboard
Seorang keyboardis / pianis pasti hafal semua kord dasar yang ada di
blog ini, maka wajib bagi anda yang ingin belajar keyboard atau piano.
Memang membutuhkan waktu yang lama untuk benar2 hafal diluar kepala, agar anda tidak bosan dengan menghafal kord2 tsb maka selingilah dengan berlatih mengiringi musik, contoh anda menyanyikan lagu dari band UNGU diiringi dengan keyboard, latihlah sebanyak mungkin lagu yang bisa kamu lakukan, maka belajar keyboard akan jadi menyenangkan.
Untuk koleksi lagu lengkap dengan kordnya bisa anda lihat di blog berikut:
http://kord2musik.blogspot.com/
Memang membutuhkan waktu yang lama untuk benar2 hafal diluar kepala, agar anda tidak bosan dengan menghafal kord2 tsb maka selingilah dengan berlatih mengiringi musik, contoh anda menyanyikan lagu dari band UNGU diiringi dengan keyboard, latihlah sebanyak mungkin lagu yang bisa kamu lakukan, maka belajar keyboard akan jadi menyenangkan.
Untuk koleksi lagu lengkap dengan kordnya bisa anda lihat di blog berikut:
http://kord2musik.blogspot.com/
Kord Keyboard Minor # (Kres)
Teorinya sama dengan Kord Minor hanya saja dinaikkan 1/2 (jaraknya)
Berikut Secara visual di tuts keyboard sbb:
- Lancarkan jari2 anda baik tangan kiri ataupun kanan
Berikut Secara visual di tuts keyboard sbb:
Catatan (Bila Anda Ingin Menjadi Seorang Keyboardis / Pianis) :
- Untuk kord diatas WAJIB gunakan jari kelingking, jari tengah dan jari jempol
- Hafalkan kord dasar diatas (hafal diluar kepala)- Untuk kord diatas WAJIB gunakan jari kelingking, jari tengah dan jari jempol
- Lancarkan jari2 anda baik tangan kiri ataupun kanan
Kord Keyboard Mayor # (Kres)
Teorinya sama dengan Kord Mayor hanya saja dinaikkan 1/2 (jaraknya)
Berikut detail Kord Mayor # (Kres)
Kord C# = C# F G#
Kord D# = D# G A#
Kord E# = TIDAK ADA (Karena E# = F)
Kord F# = F# A# C#
Kord G# = G# C D#
Kord A# = A# D F
Kord B# = TIDAK ADA (Karena B# = C)
Kalau secara visual di tuts keyboard sbb:

- Lancarkan jari2 anda baik tangan kiri ataupun kanan
Berikut detail Kord Mayor # (Kres)
Kord C# = C# F G#
Kord D# = D# G A#
Kord E# = TIDAK ADA (Karena E# = F)
Kord F# = F# A# C#
Kord G# = G# C D#
Kord A# = A# D F
Kord B# = TIDAK ADA (Karena B# = C)
Kalau secara visual di tuts keyboard sbb:

Catatan (Bila Anda Ingin Menjadi Seorang Keyboardis / Pianis) :
- Untuk kord diatas WAJIB gunakan jari kelingking, jari tengah dan jari jempol
- Hafalkan kord dasar diatas (hafal diluar kepala)- Untuk kord diatas WAJIB gunakan jari kelingking, jari tengah dan jari jempol
- Lancarkan jari2 anda baik tangan kiri ataupun kanan
Kord Keyboard Minor
Selain Kord Mayor ada juga Kord Minor,
bedanya adalah kalau kord mayor jaraknya 2 dan 1 1/2
Sedangkan Minor jaraknya dibalik yaitu 1 1/2 dan 2
Contoh dibawah adalah Kord Cm (C Minor)
Yang ditekan yaitu warna kuning (C,D#,G)
Jadi Kord Minor Lengkapnya sbb:
Kord Cm = C D# G
Kord Dm = D F A
Kord Em = E G B
Kord Fm = F G# C
Kord Gm = G A# D
Kord Am = A C E
Kord Bm = B D F#
Kalau secara visual di tuts keyboard sbb:
- Lancarkan jari2 anda baik tangan kiri ataupun kanan
bedanya adalah kalau kord mayor jaraknya 2 dan 1 1/2
Sedangkan Minor jaraknya dibalik yaitu 1 1/2 dan 2
Contoh dibawah adalah Kord Cm (C Minor)
Yang ditekan yaitu warna kuning (C,D#,G)
Jadi Kord Minor Lengkapnya sbb:
Kord Cm = C D# G
Kord Dm = D F A
Kord Em = E G B
Kord Fm = F G# C
Kord Gm = G A# D
Kord Am = A C E
Kord Bm = B D F#
Kalau secara visual di tuts keyboard sbb:
Catatan (Bila Anda Ingin Menjadi Seorang Keyboardis / Pianis) :
- Untuk kord diatas WAJIB gunakan jari kelingking, jari tengah dan jari jempol
- Hafalkan kord dasar diatas (hafal diluar kepala)- Untuk kord diatas WAJIB gunakan jari kelingking, jari tengah dan jari jempol
- Lancarkan jari2 anda baik tangan kiri ataupun kanan
Sabtu, 04 Juni 2011
Kord Keyboard Mayor
Contoh dibawah adalah Kord C (Mayor)
Jadi Kord Mayor Lengkapnya sbb:
Kord C = C E G
Kord D = D F# A
Kord E = E G# B
Kord F = F A C
Kord G = G B D
Kord A = A C# E
Kord B = B D# F#
Kalau secara visual di tuts keyboard sbb:
- Lancarkan jari2 anda baik tangan kiri ataupun kanan
Yang ditekan untuk Kord C (Mayor) adalah yang warna kuning (C,E,G)
Kord C = C E G
Kord D = D F# A
Kord E = E G# B
Kord F = F A C
Kord G = G B D
Kord A = A C# E
Kord B = B D# F#
Kalau secara visual di tuts keyboard sbb:
Catatan (Bila Anda Ingin Menjadi Seorang Keyboardis / Pianis) :
- Untuk kord diatas WAJIB gunakan jari kelingking, jari tengah dan jari jempol
- Hafalkan kord dasar diatas (hafal diluar kepala)- Untuk kord diatas WAJIB gunakan jari kelingking, jari tengah dan jari jempol
- Lancarkan jari2 anda baik tangan kiri ataupun kanan
Teori Dasar Musik
Setiap alat / instrumen musik dikenal nada-nada sbb:
Catatan :
Catatan :
- Jarak E - F dan B - C adalah 1/2 selain itu jaraknya adalah 1,
- Bila C naik 1/2 maka menjadi C# (baca : C Kres atau Cis) kalau D# (baca : D Kres atau Dis), dst
- Bila C turun 1/2 maka menjadi Cd (baca : C Mol atau Ces) kalau D# (baca : D Mol atau Des), dst
- Maka C# (C kres) sama dengan Dd (D mol), F# (F kres) sama dengan Gd (G mol), dst...
- Umumnya orang2 hanya pakai notasi # (kres), jarang pakai notasi d (mol), kecuali musisi yang biasa baca NOT BALOK, seperti orketra, dll.
- Aturan diatas berlaku untuk semua alat / instrumen musik.
Nada Pada Tuts Keyboards
Wajib HAFAL (Luar Kepala)
MACAM MACAM TEKHNIK GITAR
Berikut Daftar Nama Nama Teknik Gitar Yang Harus Dikuasai Seorang Gitaris
1.Alternate Picking :
Gerakan kebawah dan keatas dalam memetik senar gitar"string" secara konstan dan bergantian.
2.Slur :
Teknik slur ini di bagi menjadi 2 yaitu Hammer-On (ascending slur) dan Pull-Off (descending slur).teknik Slur ini termasuk salah satu teknik dasar yang penting dalam bermain gitar elektrik maupun gitar akustik.
A.Hammer-On :
Teknik memetik senar gitar dengan cara mengetuk (hammer/palu) di not ke-2 yang lebih tinggi dengan menggunakan jari tangan kiri yang lain tanpa harus dipetik lagi.
B.Pull-Off :
Teknik memetik senar gitar dengan cara mengetuk pull (mencongkel) di not ke-2 yang lebih tinggi dengan menggunakan jari tangan kiri yang lain tanpa harus dipetik lagi.sementara notPertama masih berbunyi.
3.Legato :
Legato merupakan teknik gabungan slur dari beberapa nada (biasanya dari nada tinggi ke rendah) yang dirangkai menjadi satu kesatuan dalam satu permainan.
4.Bending :
Teknik Iini pada dasarnya adalah meninggikan bunyi nada dengan cara di gerakan ke atas atau ke bawah dalam satu kolom dengan menggunakan jari
Ada 3 macam teknik Bending, yaitu:
* Natural Bending
Cara memainkannya :
Senar ditekan dengan not yang dikehendaki, lalu jari tersebut digerakan keatas atau kebawah sehingga bunyi yang dihasilkan lebih tinggi dari bunyi not semula. Untuk senar 1(E), 2(B) dan 3(G) bending dimainkan keatas, sedangkan senar 4(D), 5(A) dan 6(E) dimainkan ke bawah.
* Release Bending
Cara memainkannya :
Bending dilakukan terlebih dahulu sebelum dipetik sehingga belum menghasilkan suara, setelah senar digerakkan ke atas kemudian senar tersebut dipetik dan dikembalikan ke not asal tanpa dipetik kembali.
* Unision Bending
Cara memainkannya :
Senar yang lebih tinggi atau not yang lebih rendah dari 2 not, di-bending sampai memiliki not yang sama dengan not yang lebih tinggi dan dibunyikan secara bersamaan.
5. Slide :
Geknik menggeser jari yang menekan senar dengan not tertentu menuju ke not yang lain dengan arah maju atau mundur (Ascending slide atau Descending slide).
6. Harmonic :
Teknik yang dilakukan untuk menghasilkan suara lebih tinggi dari not asal menggunakan teknik sentuhan jari "touch" .
7. Tapping :
Teknik yang dimainkan tanpa menggunakan pick atau pemetik, melainkan dengan cara jari-jari kedua tangan berada di neck gitar, maka teknik tapping ini bisa juga disebut teknik Two Handed. Teknik tapping ini didasari oleh teknik slur yaitu Hammer-On dan Pull-Off yang dikombinasikan dengan Tap pada jari tangan kanan.
8. String Skipping :
Teknik yang di mainkan dengan cara melewati (melangkahi) 1 senar atau skip senar.
9. Sweep Picking :
Teknik yang di mainkan seperti gerakan mengusap (sweep), dan di gunakan untuk memainkan teknik yang di sebut Sweeping.
10. Arpegio:
Teknik memetik senar degan cara memecah nada dari sebuah chord atau kunci gitar secara bergantian (teratur) . Paling sering di aplikasikan untuk Sweep Picking (Sweeping) tapi arpegio juga bisa di mainkan dengan teknik lain seperti String Skipping yang di sebut "String Skipping Arpegio".
11. Ascending :
permainan bergerak dari nada rendah ke nada tinggi.
12. Descending :
kebalikan dari ascending, yaitu permainan bergerak dari nada tinggi ke nada rendah.
13. Barre :
satu jari yan menekan beberapa senar atau fret sekaligus.
14. Chicken picking / hybrid picking :
teknik petikan denga menggunakan pick dan jari. biasanya sering di pakai oleh musisi country.
15. Five not per string :
lima not tiap senar.
16. Passing note :
nada yang berfungsi sebaga penghubung.
17. Range :
rentang atau jangkauan nada.
18. Slide up :
membunyikan satu nada kemudian menggeser ke nada yang lebih tinggi.
19. Slide down :
kebalikan dari slide up.
20.Stretching :
gerakan membentangkan jari yang berdekatan sejauh mungkin.
1.Alternate Picking :
Gerakan kebawah dan keatas dalam memetik senar gitar"string" secara konstan dan bergantian.
2.Slur :
Teknik slur ini di bagi menjadi 2 yaitu Hammer-On (ascending slur) dan Pull-Off (descending slur).teknik Slur ini termasuk salah satu teknik dasar yang penting dalam bermain gitar elektrik maupun gitar akustik.
A.Hammer-On :
Teknik memetik senar gitar dengan cara mengetuk (hammer/palu) di not ke-2 yang lebih tinggi dengan menggunakan jari tangan kiri yang lain tanpa harus dipetik lagi.
B.Pull-Off :
Teknik memetik senar gitar dengan cara mengetuk pull (mencongkel) di not ke-2 yang lebih tinggi dengan menggunakan jari tangan kiri yang lain tanpa harus dipetik lagi.sementara notPertama masih berbunyi.
3.Legato :
Legato merupakan teknik gabungan slur dari beberapa nada (biasanya dari nada tinggi ke rendah) yang dirangkai menjadi satu kesatuan dalam satu permainan.
4.Bending :
Teknik Iini pada dasarnya adalah meninggikan bunyi nada dengan cara di gerakan ke atas atau ke bawah dalam satu kolom dengan menggunakan jari
Ada 3 macam teknik Bending, yaitu:
* Natural Bending
Cara memainkannya :
Senar ditekan dengan not yang dikehendaki, lalu jari tersebut digerakan keatas atau kebawah sehingga bunyi yang dihasilkan lebih tinggi dari bunyi not semula. Untuk senar 1(E), 2(B) dan 3(G) bending dimainkan keatas, sedangkan senar 4(D), 5(A) dan 6(E) dimainkan ke bawah.
* Release Bending
Cara memainkannya :
Bending dilakukan terlebih dahulu sebelum dipetik sehingga belum menghasilkan suara, setelah senar digerakkan ke atas kemudian senar tersebut dipetik dan dikembalikan ke not asal tanpa dipetik kembali.
* Unision Bending
Cara memainkannya :
Senar yang lebih tinggi atau not yang lebih rendah dari 2 not, di-bending sampai memiliki not yang sama dengan not yang lebih tinggi dan dibunyikan secara bersamaan.
5. Slide :
Geknik menggeser jari yang menekan senar dengan not tertentu menuju ke not yang lain dengan arah maju atau mundur (Ascending slide atau Descending slide).
6. Harmonic :
Teknik yang dilakukan untuk menghasilkan suara lebih tinggi dari not asal menggunakan teknik sentuhan jari "touch" .
7. Tapping :
Teknik yang dimainkan tanpa menggunakan pick atau pemetik, melainkan dengan cara jari-jari kedua tangan berada di neck gitar, maka teknik tapping ini bisa juga disebut teknik Two Handed. Teknik tapping ini didasari oleh teknik slur yaitu Hammer-On dan Pull-Off yang dikombinasikan dengan Tap pada jari tangan kanan.
8. String Skipping :
Teknik yang di mainkan dengan cara melewati (melangkahi) 1 senar atau skip senar.
9. Sweep Picking :
Teknik yang di mainkan seperti gerakan mengusap (sweep), dan di gunakan untuk memainkan teknik yang di sebut Sweeping.
10. Arpegio:
Teknik memetik senar degan cara memecah nada dari sebuah chord atau kunci gitar secara bergantian (teratur) . Paling sering di aplikasikan untuk Sweep Picking (Sweeping) tapi arpegio juga bisa di mainkan dengan teknik lain seperti String Skipping yang di sebut "String Skipping Arpegio".
11. Ascending :
permainan bergerak dari nada rendah ke nada tinggi.
12. Descending :
kebalikan dari ascending, yaitu permainan bergerak dari nada tinggi ke nada rendah.
13. Barre :
satu jari yan menekan beberapa senar atau fret sekaligus.
14. Chicken picking / hybrid picking :
teknik petikan denga menggunakan pick dan jari. biasanya sering di pakai oleh musisi country.
15. Five not per string :
lima not tiap senar.
16. Passing note :
nada yang berfungsi sebaga penghubung.
17. Range :
rentang atau jangkauan nada.
18. Slide up :
membunyikan satu nada kemudian menggeser ke nada yang lebih tinggi.
19. Slide down :
kebalikan dari slide up.
20.Stretching :
gerakan membentangkan jari yang berdekatan sejauh mungkin.
Profil Magenta
KAMI dari Magenta band probolinggo
personil kami < regsa ; vocal , frendy ; gitar 1, yudha ;gitar 2 , anggi ; bass , bagas ; drumm
CP 089691807377
personil kami < regsa ; vocal , frendy ; gitar 1, yudha ;gitar 2 , anggi ; bass , bagas ; drumm
CP 089691807377
Minat Band
KOTAK BAND
Bagas satriya ; durmm
Frendy firman ; gitar 1
Kurnia anggi : bass
Maskur regsa ; vokal
Yudha; gitar 2
Frendy firman ; gitar 1
Kurnia anggi : bass
Maskur regsa ; vokal
Yudha; gitar 2
belajar suara 1 dan dua (backing)
Untuk menjadi Backing Vocal, setidaknya harus mempunyai kemampuan
bermusik (terutama musik melodis dan harmonis) seperti piano/keyboard
dan gitar. Ini akan memudahkan untuk anda belajar menjadi Backing Vocal.
Ada teknik khusus untuk mempelajari cara mencari suara 2 yang cocok,
cari saja di google. Tetapi saya malas untuk mempelajari nya, karena
terlalu rumit. Tapi saya juga pernah membaca sedikit dan menemukan
kesimpulan nya:
Biasanya, Suara 2 itu bisa lebih rendah atau lebih tinggi dari suara 1 (tergantung yang cocok apa).
Tetapi kebanyakan akan lebih tinggi.
Cara saya untuk mencari suara 2 adalah dengan mencari chordnya dan nada suara 1. Contoh:
Suara 1 di nada C, dan chodnya juga C. Nada untuk Chrod C adalah C-E-G. Nah, untuk memperoleh suara 2, saya biasanya (berdasarkan contoh) mengambil di nada E (untuk suara 2 yang lebih tinggi dari suara 1) dan mengambil di nada G (untuk suara yang lebih rendah dari suara 1).
Tetapi cara ini bukan cara yang mutlak, tidak semua lagu bisa diterapkan untuk cara ini, dan tidak semua nada atau chord disuatu lagu akan cocok dengan cara ini.Jika memakai car ini adalah cocok/enak didengar, maka pakailah dan ambilah, jika sebaliknya maka abaikanlah
Biasanya, Suara 2 itu bisa lebih rendah atau lebih tinggi dari suara 1 (tergantung yang cocok apa).
Tetapi kebanyakan akan lebih tinggi.
Cara saya untuk mencari suara 2 adalah dengan mencari chordnya dan nada suara 1. Contoh:
Suara 1 di nada C, dan chodnya juga C. Nada untuk Chrod C adalah C-E-G. Nah, untuk memperoleh suara 2, saya biasanya (berdasarkan contoh) mengambil di nada E (untuk suara 2 yang lebih tinggi dari suara 1) dan mengambil di nada G (untuk suara yang lebih rendah dari suara 1).
Tetapi cara ini bukan cara yang mutlak, tidak semua lagu bisa diterapkan untuk cara ini, dan tidak semua nada atau chord disuatu lagu akan cocok dengan cara ini.Jika memakai car ini adalah cocok/enak didengar, maka pakailah dan ambilah, jika sebaliknya maka abaikanlah
Belajar pentatonis (Not guitar)
1.
Definisi
Musik Pentatonis
a. Skala Pentatonis Natural
Sama halnya dengan skala diatonis bahwa yang menunjukan bahwa itu skala mayor adalah interval nada ke-1 sampai ke-3 yang berjarak 1-1. Pola skala pada C adalah
b. Skala Pentatonis minor
Jika pada skala mayor nada ke-1 sampai ke-3 berjarak 1-1, sedangkan yang menandai minor adalah nada ke-1 sampai ke-3 berjarak 11/2. Pola skala pada A adalah :
11/2-1-1-11/2-1
(A-C-D-E-G-A)
musik pentatonis adalah musik yang menggunakan 5 nada
dalam satu oktafnya. Contohnya adalah gamelan Jawa, mempergunakan nada 1, 2, 3,
5, 6 (ji, ro, lu, ma, nem) untuk laras slendro dan 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7 (ji, ro,
lu, pat, ma, nem, pi) untuk laras pelog.
2.
Tangga
Nada Pentatonis
Pentatonik itu berasal dari kata penta(5) dan
tonic(nada). Tangga nada pentatonik ini dibentuk dengan mengurangkan nada ke-4
dan ke-7 dari struktur oktaf 8 nada. Pentatonik sebenarnya kebanyakan digunakan
untuk musik modern maupun tradisional di berbagai negara di dunia ini, seperti
Cina, Jepang, dan Indonesia. Di Indonesia, tangga nada pentatonik biasanya
terdapat pada alat musik gamelan Jawa, angklung , kolintang, dan sasando. Khusus pada musik gamelan (Jawa) terdapat dua macam
tangga nada pentatonik tersebut dinamakan titi laras slendro dan titi laras
pelog.
3.
Skala Musik Pentatonis
Jika skala diatonis terdiri dari 7 nada, skala pentatonis
hanya memiliki 5 nada. Pada pentatonis, nada ke-4 dan ke-5 hilang. Skala
pentatonis ini lebih banyak digunakan pada musik, jazz, blus, rock, juga
musik-musik daerah.
Ada dua jenis skala pentatonis yaitu skala pentatonis mayor
(natural) dan skala pentatois minor.
a. Skala Pentatonis Natural
Sama halnya dengan skala diatonis bahwa yang menunjukan bahwa itu skala mayor adalah interval nada ke-1 sampai ke-3 yang berjarak 1-1. Pola skala pada C adalah
1-1-11/2-1-11/2
(C-D-E-G-A-C)
b. Skala Pentatonis minor
Jika pada skala mayor nada ke-1 sampai ke-3 berjarak 1-1, sedangkan yang menandai minor adalah nada ke-1 sampai ke-3 berjarak 11/2. Pola skala pada A adalah :
(A-C-D-E-G-A)
Belajar diatonis mayor minor
Tangga nada diatonis biasa dikenal dengan : do re mi fa sol la si do.
Skala diatonik disusun oleh delapan not dalam satu inteval tertentu.
1. Diatonis Mayor
Tangga nada mayor dalam teori musik adalah tangga nada yang tersusun dari 8 not dalam 1 interval tertentu. Jarak antara not-not yang berurutan dalam tangga nada mayor (intervalnya) adalah : 1 – 1 – 1/2 – 1 – 1 – 1 – 1/2
Dalam tangga nada ,terdapat notasi ‘#’ (baca: kres) dan ‘b’ (baca :mol, maaf terpaksa memakai huruf b).
Tangga Nada Kres (‘#’) dalam Diatonis Mayor
Waktu saya menduduki bangku SLTP, Ibu Leidemina Siregar (guru seni musik saya), fungsi tanda kres adalah untuk menaikkan nada sebanyak setengah. 0# atau biasa disebut’ C = do’ (mayor mode), memiliki tangga nada: C – D- E – F -G – A – B – C.
Kemudian , terdapat juga 1# atau biasa disebut G = do. Kok bisa tau G=do? Untuk mencari tangga nada 1#, ambil nada ke-5 dari 0#, posisikan sebagai nada pertama (dari sini didapat G=do), kemudian pada nada ke-7 naikkan setengah nada (biasanya dengan menambahkan imbuhan “is” atau tanda ‘#’ dibelakangnya). Maka tangga nada 1# adalah: G – A – B – C – D – E – Fis – G
Untuk mencari tangga nada 2#, ambil nada ke-5 dari 1# dan posisikan pada nada pertama ( didapat D=do), lalu nada ke-7 naikkan setengah nada. Maka tangga nada 2# adalah: D=do ; D – E – Fis – G – A – B – Cis – D
Proses ini bisa dibilang berlangsung rekursif , dalam artian 3# harus mengambil dari 2# , 4# harus mengambil dari 3#, dan seterusnya.
Maka tangga Nada Kres dalam diatonis mayor:
0# ; C=do : C-D-E-F-G-A-B-C
1# ; G=do : G-A-B-C-D-E-Fis-G
2# ; D=do : D-E-Fis-G-A-B-Cis-D
3# ; A=do : A-B-Cis-D-E-Fis-Gis-A
4# ; E=do : E-Fis-Gis-A-B-Cis-Dis-E
5# ; B=do : B-Cis-Dis-E-Fis-Gis-Ais-B
6# ; Fis=do : Fis-Gis-Ais-B-Cis-Dis-Eis-Fis
7# ; Cis=do : Cis-Dis-Eis-Fis-Gis-Ais-Bis-Cis
Tangga Nada Mol (‘b’) dalam Diatonis Mayor
Tanda Mol berfungsi untuk menurunkan sebanyak setengah nada (ini juga kata-katanya Ibu Leidemina Siregar , ^_^ ,makasih ya Bu..). Dalam pencarian tangga nada mol , metode yang digunakan berbeda dengan mencari tangga nada kres.
Dalam tangga nada mol : 0b ; C=do : C – D – E – F -G – A – B – C
Untuk mencari 1b, ambil nada ke-4 dari 0b, kemudian nada ke-4 pada 1b diturunkan setengah. Maka tangga nadanya : 1b ; F=do :F – G – A – Bes - C – D – E – F
Untuk 2b,3b dan seterusnya dapat dicari dengan cara yang sama seperti cara diatas.
0b ; C=do : C-D-E-F-G-A-B-C
1b ; F=do : F-G-A-Bes-C-D-E-F
2b ; Bes=do : Bes-C-D-Es-F-G-A-Bes
3b ; Es=do : Es-F-G-Aes-Bes-C-D-Es
4b ; Aes=do : Aes-Bes-C-Des-Es-F-G-Aes
5b ; Des=do : Des-Es-F-Ges-Aes-Bes-C-Des
6b ; Ges=do : Ges-Aes-Bes-Ces-Des-Es-F-Ges
7b ; Ces=do : Ces-Des-Es-Fes-Ges-Aes-Bes-Ces
2. Diatonis minor
Yang membedakan nada Diatonis minor dan nada Diatonis Mayor adalah jarak not yang berurutan dalam satu tangga nada (interval).Interval pada tangga nada mayor berjarak: 1 – 1/2 – 1 – 1 – 1/2 – 1 – 1
Contoh, pada A=La (minor mode, menekankan pada nada minor) ; A-B-C-D-E-F-G-A. Jarak interval pada tangga nada tersebut sesuai dengan jarak interval diatas.
Jika kita tinjau pada gambar, terdapat kesamaan antara tangga nada
mayor dan minor. Huruf besar berwarna merah menyatakan Mayor, sedangkan
huruf kecil berwarna biru menyatakan minor. Nada tangga nada C mayor
dianggap sama dengan A minor. Jika kita liat, pembentuk nada dasar C
mayor memang sama dengan pembentuk nada A minor. Pada tangga nada minor
biasanya ditulis dengan A=La karena memiliki interval yang berbeda
dengan tangga nada mayor dan interval pada tangga nada minor
mengharuskan agar dimulai dari nada La sehingga syarat interval minor
dapat terpenuhi. Oleh karena itu, jika ingin mencari nada minor, cukup
mulai dengan nada La pada tangga nada mayor.
Contoh:
4# pada Mayor ; E=do : E-Fis-Gis-A-B-Cis-Dis-E
Maka:
4# pada minor ; Cis=do : Cis-Dis-E-Fis-Gis-A-B-Cis
Terlihat pada gambar, E dan Cis terdapat dalam 1 area. Silahkan dicoba pada alat musik, implementasinya akan lebih nyata.
Skala diatonik disusun oleh delapan not dalam satu inteval tertentu.
1. Diatonis Mayor
Tangga nada mayor dalam teori musik adalah tangga nada yang tersusun dari 8 not dalam 1 interval tertentu. Jarak antara not-not yang berurutan dalam tangga nada mayor (intervalnya) adalah : 1 – 1 – 1/2 – 1 – 1 – 1 – 1/2
Dalam tangga nada ,terdapat notasi ‘#’ (baca: kres) dan ‘b’ (baca :mol, maaf terpaksa memakai huruf b).
Tangga Nada Kres (‘#’) dalam Diatonis Mayor
Waktu saya menduduki bangku SLTP, Ibu Leidemina Siregar (guru seni musik saya), fungsi tanda kres adalah untuk menaikkan nada sebanyak setengah. 0# atau biasa disebut’ C = do’ (mayor mode), memiliki tangga nada: C – D- E – F -G – A – B – C.
Kemudian , terdapat juga 1# atau biasa disebut G = do. Kok bisa tau G=do? Untuk mencari tangga nada 1#, ambil nada ke-5 dari 0#, posisikan sebagai nada pertama (dari sini didapat G=do), kemudian pada nada ke-7 naikkan setengah nada (biasanya dengan menambahkan imbuhan “is” atau tanda ‘#’ dibelakangnya). Maka tangga nada 1# adalah: G – A – B – C – D – E – Fis – G
Untuk mencari tangga nada 2#, ambil nada ke-5 dari 1# dan posisikan pada nada pertama ( didapat D=do), lalu nada ke-7 naikkan setengah nada. Maka tangga nada 2# adalah: D=do ; D – E – Fis – G – A – B – Cis – D
Proses ini bisa dibilang berlangsung rekursif , dalam artian 3# harus mengambil dari 2# , 4# harus mengambil dari 3#, dan seterusnya.
Maka tangga Nada Kres dalam diatonis mayor:
0# ; C=do : C-D-E-F-G-A-B-C
1# ; G=do : G-A-B-C-D-E-Fis-G
2# ; D=do : D-E-Fis-G-A-B-Cis-D
3# ; A=do : A-B-Cis-D-E-Fis-Gis-A
4# ; E=do : E-Fis-Gis-A-B-Cis-Dis-E
5# ; B=do : B-Cis-Dis-E-Fis-Gis-Ais-B
6# ; Fis=do : Fis-Gis-Ais-B-Cis-Dis-Eis-Fis
7# ; Cis=do : Cis-Dis-Eis-Fis-Gis-Ais-Bis-Cis
Tangga Nada Mol (‘b’) dalam Diatonis Mayor
Tanda Mol berfungsi untuk menurunkan sebanyak setengah nada (ini juga kata-katanya Ibu Leidemina Siregar , ^_^ ,makasih ya Bu..). Dalam pencarian tangga nada mol , metode yang digunakan berbeda dengan mencari tangga nada kres.
Dalam tangga nada mol : 0b ; C=do : C – D – E – F -G – A – B – C
Untuk mencari 1b, ambil nada ke-4 dari 0b, kemudian nada ke-4 pada 1b diturunkan setengah. Maka tangga nadanya : 1b ; F=do :F – G – A – Bes - C – D – E – F
Untuk 2b,3b dan seterusnya dapat dicari dengan cara yang sama seperti cara diatas.
0b ; C=do : C-D-E-F-G-A-B-C
1b ; F=do : F-G-A-Bes-C-D-E-F
2b ; Bes=do : Bes-C-D-Es-F-G-A-Bes
3b ; Es=do : Es-F-G-Aes-Bes-C-D-Es
4b ; Aes=do : Aes-Bes-C-Des-Es-F-G-Aes
5b ; Des=do : Des-Es-F-Ges-Aes-Bes-C-Des
6b ; Ges=do : Ges-Aes-Bes-Ces-Des-Es-F-Ges
7b ; Ces=do : Ces-Des-Es-Fes-Ges-Aes-Bes-Ces
2. Diatonis minor
Yang membedakan nada Diatonis minor dan nada Diatonis Mayor adalah jarak not yang berurutan dalam satu tangga nada (interval).Interval pada tangga nada mayor berjarak: 1 – 1/2 – 1 – 1 – 1/2 – 1 – 1
Contoh, pada A=La (minor mode, menekankan pada nada minor) ; A-B-C-D-E-F-G-A. Jarak interval pada tangga nada tersebut sesuai dengan jarak interval diatas.
Contoh:
4# pada Mayor ; E=do : E-Fis-Gis-A-B-Cis-Dis-E
Maka:
4# pada minor ; Cis=do : Cis-Dis-E-Fis-Gis-A-B-Cis
Terlihat pada gambar, E dan Cis terdapat dalam 1 area. Silahkan dicoba pada alat musik, implementasinya akan lebih nyata.
Magenta - Selamat Jalan
intro A F#m D E
A F#m
ku hanya bisa untuk membayangkan
D E
membaca aksara yg penuh makna . .
A F#m
kini tanpa sanggup ku untuk menyapa
D E
dan hanya bisa mengenang mu dalam duka . .
A F#m
haruskah air mata ini terus mengalir
D E
saat ku teringat kenangan kita
A F#m
haruskah ku hentikan detak jantung ini
D E
untuk slalu temanimu disana
A F#m
kini kau telah pergi dan tak pernah peduli
D E
tentang prasaan ini yg selalu untuk mu
A F#m
kau tinggalkan kenangan dan hanya kan rapuh
D E
dan ditelan waktu waktu sisa usia ku cinta
Chorus
D E D E
kini kau pergi pergi untuk selamanya
Solo
A - F#m - D - E
back to reff **
A F#m
ku hanya bisa untuk membayangkan
D E
membaca aksara yg penuh makna . .
A F#m
kini tanpa sanggup ku untuk menyapa
D E
dan hanya bisa mengenang mu dalam duka . .
A F#m
haruskah air mata ini terus mengalir
D E
saat ku teringat kenangan kita
A F#m
haruskah ku hentikan detak jantung ini
D E
untuk slalu temanimu disana
A F#m
kini kau telah pergi dan tak pernah peduli
D E
tentang prasaan ini yg selalu untuk mu
A F#m
kau tinggalkan kenangan dan hanya kan rapuh
D E
dan ditelan waktu waktu sisa usia ku cinta
Chorus
D E D E
kini kau pergi pergi untuk selamanya
Solo
A - F#m - D - E
back to reff **
spesifikasi guitar zacky - avenged
Spesifikasi gitar Zacky Vengeance :
Schecter Diamond Series Zacky Vengeance Customs
Construction : Set-Neck
Body : Mahogany
Neck : Mahogany
Scale : 24.75″
Fingerboard : Rosewood
Frets : 24 Jumbo
Inlays : “V-Blade” at 12th fret w/Gold & Black 3-ply Crown
Binding : None
Pickups : Seymour Ducan JB set
Electronics : Vol/Vol/Tone (tap)/3-way Switch
Bridge : TonePros TOM System
Tuners : Grover
Hardware : Gold
Colors : Metallic Gold w/”V-Blade” Gaphic (ZVG)
Case : SGR-3S/Lefty : SGR-UNIV/1
Schecter Diamond Series Zacky Vengeance Customs
Construction : Set-Neck

Body : Mahogany
Neck : Mahogany
Scale : 24.75″
Fingerboard : Rosewood
Frets : 24 Jumbo
Inlays : “V-Blade” at 12th fret w/Gold & Black 3-ply Crown
Binding : None
Pickups : Seymour Ducan JB set
Electronics : Vol/Vol/Tone (tap)/3-way Switch
Bridge : TonePros TOM System
Tuners : Grover
Hardware : Gold
Colors : Metallic Gold w/”V-Blade” Gaphic (ZVG)
Case : SGR-3S/Lefty : SGR-UNIV/1
spek guitar snyster gates - avenged
Schecter Diamond Series Synyster custom
Construction : Set-Neck w/Ultra Access

Body : Mahogany
Neck : 3-pc. Mahogany
Scale : 25.5″
Fingerboard : Ebony
Frets : 24 Jumbo
Inlays : “SYN” w/DeathBat at 12th fret
Binding : Black
Pickups : Seymour Ducan Custom Invaders
Electronics : Vol/Tone (tap)/3-way Switch
Bridge : Original Floyd Rose Tremolo System
Tuners : Grover
Hardware : Black
Colors : Gross Black w/Silver Pin Stripes
Case : SGR-2A
avenged - dear god
Intro: F-C-Dm-Am-B-F-C x2
F C Dm Am
A lonely road, crossed another cold state line
B F C
Miles away from those I love purpose hard to find
F C Dm Am
While I recall all the words you spoke to me
B F
Can�t help but wish that I was there
C
Back where I�d love to be, oh yeah
F C Dm C
Dear God the only thing I ask of you is
B F
to hold her when I�m not around,
C
when I�m much too far away
F C Dm C
We all need that person who can be true to you
B F
But I left her when I found her
C
And now I wish I�d stayed
B C
�Cause I�m lonely and I�m tired
* Dm C B
I�m missing you again oh no
F
Once again
F C Dm Am
There�s nothing here for me on this barren road
B F
There�s no one here while the city sleeps
C
and all the shops are closed
F C Dm Am
Can�t help but think of the times I�ve had with you
B F C
Pictures and some memories will have to help me through, oh yeah
F C Dm C
Dear God the only thing I ask of you is
B F
to hold her when I�m not around,
C
when I�m much too far away
F C Dm C
We all need that person who can be true to you
B F
I left her when I found her
C
And now I wish I�d stayed
B C
�Cause I�m lonely and I�m tired
* Dm C B
I�m missing you again oh no
F
Once again
Dm * B F
Some search, never finding a way
Dm * B F
Before long, they waste away
Dm * B F
I found you, something told me to stay
Dm * B F
I gave in, to selfish ways
Gm C
And how I miss someone to hold
when hope begins to fade�
F C Dm Am
A lonely road, crossed another cold state line
B F C
Miles away from those I love purpose hard to find
F C Dm C
Dear God the only thing I ask of you is
B F
to hold her when I�m not around,
C
when I�m much too far away
F C Dm C
We all need the person who can be true to you
B F
I left her when I found her
C
And now I wish I�d stayed
B C
�Cause I�m lonely and I�m tired
* Dm C B
I�m missing you again oh no
F
Once again
F C Dm Am
A lonely road, crossed another cold state line
B F C
Miles away from those I love purpose hard to find
F C Dm Am
While I recall all the words you spoke to me
B F
Can�t help but wish that I was there
C
Back where I�d love to be, oh yeah
F C Dm C
Dear God the only thing I ask of you is
B F
to hold her when I�m not around,
C
when I�m much too far away
F C Dm C
We all need that person who can be true to you
B F
But I left her when I found her
C
And now I wish I�d stayed
B C
�Cause I�m lonely and I�m tired
* Dm C B
I�m missing you again oh no
F
Once again
F C Dm Am
There�s nothing here for me on this barren road
B F
There�s no one here while the city sleeps
C
and all the shops are closed
F C Dm Am
Can�t help but think of the times I�ve had with you
B F C
Pictures and some memories will have to help me through, oh yeah
F C Dm C
Dear God the only thing I ask of you is
B F
to hold her when I�m not around,
C
when I�m much too far away
F C Dm C
We all need that person who can be true to you
B F
I left her when I found her
C
And now I wish I�d stayed
B C
�Cause I�m lonely and I�m tired
* Dm C B
I�m missing you again oh no
F
Once again
Dm * B F
Some search, never finding a way
Dm * B F
Before long, they waste away
Dm * B F
I found you, something told me to stay
Dm * B F
I gave in, to selfish ways
Gm C
And how I miss someone to hold
when hope begins to fade�
F C Dm Am
A lonely road, crossed another cold state line
B F C
Miles away from those I love purpose hard to find
F C Dm C
Dear God the only thing I ask of you is
B F
to hold her when I�m not around,
C
when I�m much too far away
F C Dm C
We all need the person who can be true to you
B F
I left her when I found her
C
And now I wish I�d stayed
B C
�Cause I�m lonely and I�m tired
* Dm C B
I�m missing you again oh no
F
Once again
Cassandra - cinta terbaik
INTRO : G C G Dm G C G
G C
Jujur saja ku tak mampu
D G D Em
hilangkan wajahmu dihatiku
C
meski malam mengganggu
D G D Em
hilangkan senyummu dimataku
Am D G
ku sadari aku cinta padamu
C D Bm
Meski ku bukan yang pertama
E Am D G
dihatimu tapi cintaku terbaik untukmu
C D B Em
meski ku bukan bintang di langit
Am D G
tapi cintaku yang terbaik
G C
Jujur saja ku tak mampu
D G D Em
hilangkan wajahmu dihatiku
C
meski malam mengganggu
D G D Em
hilangkan senyummu dimataku
Am D G
ku sadari aku cinta padamu
C D Bm
Meski ku bukan yang pertama
E Am D G
dihatimu tapi cintaku terbaik untukmu
C D B Em
meski ku bukan bintang di langit
Am D G
tapi cintaku yang terbaik
Melody :G Em Am D G Em
G Em Am D
C D Bm
Meski ku bukan yang pertama
E Am D G
dihatimu tapi cintaku terbaik untukmu
C D B Em
meski ku bukan bintang di langit
Am D G
tapi cintaku yang terbaik oou..
C D Bm
Meski ku bukan yang pertama
E Am D G
dihatimu tapi cintaku terbaik untukmu
C D B Em
meski ku bukan bintang di langit
Am D G Em
tapi cintaku yang terbaik (cintaku yang terbaik)
Am D G Em
tapi cintaku yang terbaik (cintaku yang terbaik)
Am D G
tapi cintaku yang terbaik
G C
Jujur saja ku tak mampu
D G D Em
hilangkan wajahmu dihatiku
C
meski malam mengganggu
D G D Em
hilangkan senyummu dimataku
Am D G
ku sadari aku cinta padamu
C D Bm
Meski ku bukan yang pertama
E Am D G
dihatimu tapi cintaku terbaik untukmu
C D B Em
meski ku bukan bintang di langit
Am D G
tapi cintaku yang terbaik
G C
Jujur saja ku tak mampu
D G D Em
hilangkan wajahmu dihatiku
C
meski malam mengganggu
D G D Em
hilangkan senyummu dimataku
Am D G
ku sadari aku cinta padamu
C D Bm
Meski ku bukan yang pertama
E Am D G
dihatimu tapi cintaku terbaik untukmu
C D B Em
meski ku bukan bintang di langit
Am D G
tapi cintaku yang terbaik
Melody :G Em Am D G Em
G Em Am D
C D Bm
Meski ku bukan yang pertama
E Am D G
dihatimu tapi cintaku terbaik untukmu
C D B Em
meski ku bukan bintang di langit
Am D G
tapi cintaku yang terbaik oou..
C D Bm
Meski ku bukan yang pertama
E Am D G
dihatimu tapi cintaku terbaik untukmu
C D B Em
meski ku bukan bintang di langit
Am D G Em
tapi cintaku yang terbaik (cintaku yang terbaik)
Am D G Em
tapi cintaku yang terbaik (cintaku yang terbaik)
Am D G
tapi cintaku yang terbaik
Langganan:
Komentar (Atom)








